CENDERAMATA: Mewakili Sekretariat DPRD Siak, Kabag Risalah Indra Marianto menerima cenderamata dari Wabup Padang Pariaman Suhatri Bur (kanan) dalam kunjungan kerjanya ke kantor DPRD Siak.
(RIAUPOS.CO) — BERBAGAI inovasi dan kebijakan yang digodok DPRD Siak bersama seluruh jajaran menjadi poin penting bagi daerah lain untuk menjadikan pembelajaran. Salah satunya dari Pemerintah Padang Pariaman, Provinsi Sumatera Barat yang berkunjung ke kantor DPRD Siak akhir Juni lalu.
Kunjungan yang langsung dipimpin Wabup Padang Pariaman Suhatri Bur. Ia hadir bersama Ketua DPRD H Faisal Arifin, serta Ketua dan anggota Komisi IV DPRD Padang Pariaman ke DPRD Siak guna mempelajari beberapa kebijakan.
Informasi ini disampaikan Kabag Risalah Setwan DPRD Siak Indra Marianto. Menurutnya Kunker tersebut terkait sejauhmana pengelolaan BLUD di Siak serta terhadap program Bantuan Rumah Layak Huni.
“Kunker dari pemerintah daerah Padang Pariaman. Jadi mereka ingin mengetahui bagaimana pengelolaan BLUD (Badan Layanan Umum Daerah) dan pengelolaan rumah layak huni. Jadi ada pihak Diskes dan PU Tarukim Siak yang turut menyambut,” ungkap Indra.
Soal BLUD, jelasnya, ketika itu pihak Diskes menyampaikan bahwa pembentukannya dalam upaya untuk peningkatan pelayanan publik melalui penerapan manajemen keuangan yang berbasis pada hasil.
Dalam kesempatan tersebut dihadiri Kadis Kesehatan Siak Dr H Raja Tonny Chandra, serta Kabid Pemukiman dan Perumahan H Khaidir Fitri, MM.(adv)
BRI mendukung Riau Pos Fun Bike 2026 sebagai bentuk sinergi kemitraan. Hubungan kedua perusahaan disebut…
Sebanyak 1.217 UMKM berhasil menembus pasar ekspor pada 2025 dengan transaksi 134,87 juta dolar AS…
PCR dan Univrab teken MoU dengan MAN 2 Pekanbaru untuk pengembangan multimedia, kesehatan siswa, hingga…
Pemkab Siak rekomendasikan pembatasan petasan, pengawasan THM, dan ceramah bebas ujaran kebencian jelang Imlek dan…
UHTP Pekanbaru menggelar pengabdian masyarakat di Panti Asuhan Fajar Harapan melalui skrining tumbuh kembang anak,…
Video turis asing berbikini di Danau Rusa Kampar viral di media sosial. Disparbud mengakui kecolongan…