Categories: Nasional

Dumai Zona Merah Narkoba

DUMAI (RIAUPOS.CO) — Peredaran narkoba di Kota Dumai memang cukup mengkhawatirkan. Bahkan  berdasarkan keterangan Kepala BNN Provinsi Riau Brigjen Pol Untung Subagyo saat menjadi pemateri dalam sosialisasi bahaya narkoba, Senin (9/12) di Dumai, peredaran narkoba di Kota Dumai masuk zona merah alias berbahaya.

BNN Kota Dumai dan Pemko Dumai memang menggelar sosialisasi bahaya narkoba bagi ASN di lingkungan Pemko Dumai, Senin (9/12) di Gedung Sri Bunga Tanjung.

Hadir  juga pada kegiatan tersebut Kepala BNN Kota Dumai AKBP Thamrin Parulian, Wakil Wali Kota Dumai Eko Suharjo, dan tamu undangan lainnya.

" Provinsi Riau merupakan peringkat kelima se-Indonesia untuk peredaran narkoba, dan Dumai merupakan termasuk zona merah untuk peredaran narkoba," ujar Kepala BNN Provinsi Riau Brigjen Pol Untung Subagyo.

Ia mengatakan Dumai masuk zona merah karena sebagai pintu masuk peredaraan narkoba dari jalur internasional. "Untuk itu saya berpesan khusus kepada BNN Dumai dan Pemko Dumai, Wali Kota Dumai,  untuk mengajak masyarakat khususnya daerah pesisir laut  untuk bersama mencegah peredaran narkoba.  "Saya juga berpesan agar BNN  Kota  mengajak kepada ASN untuk menjadi relawan antinarkoba baik di kantor ataupun di lingkungan tempat tinggal," harapnya.

Wakil Walikota Dumai Eko Suharjo mengatakan pihaknya sangat  mendukung penuh kegiatan sosialisasi bahaya narkoba kepada ASN di lingkungan  Pemko Dumai.  "Saya berharap dengan adanya kegiatan ini, ASN bisa memahami  akan bahaya narkoba bagi diri sendiri, keluarga dan masyarakat sekitar," tuturnya.

Ia mengatakan jika ada ASN yang menggunakan narkoba, maka seluruh pekerjaan akan terganggu termasuk kerjaan di kantor. "Untuk itu, mari bersama kita jauhi narkoba," ajaknya. 

Ia juga meminta setelah mengikuti kegiatan sosialisasi ini, para ASN bisa menjadi relawan anti narkoba bagi keluarga maupun lingkungannya. "Semoga saja dengan sosialisasi ini bisa juga mencegah peredaraan narkoba Di Dumai, dan Dumai keluar dari zona merah peredaran narkoba," tutupnya.(ade)

Laporan HASANAL BULKIAH, Dumai

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru Berjalan Normal di Tengah Kabut Asap

Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional SSK II Pekanbaru berjalan aman dan normal meski Kota Pekanbaru…

23 jam ago

Opening Party Honda DBL 2026 Riau Bergulir Hari Ini di Gelanggang Remaja Pekanbaru

Kompetisi basket pelajar bergengsi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau resmi bergulir mulai…

23 jam ago

Sidang Korupsi Kuansing: Sopir Zulkarnain dan Istri Suhardiman Amby Bersaksi

Persidangan kasus suap mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap alur pembayaran angsuran Pajero Sport dan penguasaan…

1 hari ago

Kabut Asap Makin Tebal, Disdikbud Pelalawan Liburkan Tatap Muka di 8 Kecamatan

Disdikbud Kabupaten Pelalawan memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di 8 kecamatan akibat memburuknya kualitas udara…

1 hari ago

Tabrakan Beruntun 10 Mobil di Lampung Akibat Asap Tebal, 2 Orang Meninggal

Kecelakaan beruntun melibatkan 10 kendaraan terjadi di Jalan Lintas Pantai Timur Sumatera, Tulang Bawang, Lampung…

1 hari ago

Persidangan Korupsi Kuansing Ungkap Mantan Kabag Umum Punya Rekening Rp2,9 Miliar

Persidangan perkara korupsi mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap transaksi bernilai total Rp2,9 miliar di dua…

2 hari ago