Categories: Nasional

Hina Mendiang Mbah Moen, Pemilik Akun Joe Ramadhan Dilaporkan

KUTAI (RIAPOS.CO) — Karena mulut, badan binasa. Karena jari, badan bisa terkurung. Dua kalimat itu memang bukan pribahasa. Namun cukup memberikan pesan agar berhati-hati membuat status di akun media sosial (medsos).

Ya, pemilik akun Facebook (FB) Joe Ramadhan terancam kurungan badan, setelah dilaporkan ke Polres setempat oleh Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kutai Timur (Kutim), Kalimantan Timur (Kaltim), Jumat (8/8).

Dalam akunnya, Joe Ramadhan diduga telah mengunggah komentar ujaran kebencian dan penghinaan terhadap mendiang Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Maimoen Zubair atau Mbah Moen.

Ketua GP Ansor Kutim, Zainul Arifin mengatakan, unggahan komentar yang disampaikan Joe Ramadhan dalam akun FB-nya sangat menyakiti dan membuat geram warga NU. Terlebih saat ini GP Ansor masih berduka atas wafatnya Mbah Moen saat menunaikan ibadah haji di Makkah, Selasa (6/8) lalu.

Perkataan yang tidak pantas memang disampaikan Joe Ramadhan dalam statusnya tersebut. Statusnya itu pun mendapat respons sejumlah komentar netizen lainnya.

Zainul menambahkan, status Joe Ramadhan tersebut sudah keterlaluan dan kelewat batas. Padahal Mba Moen merupakan ulama kharismatik panutan semua umat Islam di Indonesia bahkan dunia.

Pihak GP Ansor Kutim sebenarnya menunggu itikad baik dari pemilik akun tersebut. “Bukannya meminta maaf, malah akunnya dihapus,” kata Zainul, Sabtu (9/8).

Pelaporan secara resmi itu, lanjut Zainul juga sebagai upaya pihaknya untuk mengantisipasi anggota GP Ansor dan Banser agar tidak melakukan hal-hal yang tak diinginkan. Karena itu, pihaknya sangat berharap agar polisi segera bertindak dan memproses hukum Joe Ramadhan.

“Kami juga meminta rekan Ansor dan Banser untuk tetap tenang. Karena kasus ini sudah ditangan polisi,” katanya.

Tindakan GP Ansor Kutim yang melaporkan akun Joe Ramadhan tersebut mendapat dukungan dari Pemuda Katolik Kutim. Alasannya, Joe Ramadhan dianggap telah menghina tokoh panutan semua umat beragama di Indonesia.

Segera Diproses

Jajaran Polres Kutim memastikan akan menindaklanjuti laporan GP Ansor. Kasat Reskrim Polres Kutim, AKP Yuliansyah mengatakan, penyelidikan kasus ini memerlukan saksi ahli. Katanya, perlu waktu untuk mendatangkan saksi ahli tersebut.

“Percayakan kasus ini kepada kami sepenuhnya,” kata Yuliansyah.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini, pemilik akun Joe Ramadhan adalah pria yang sering hilir mudik di pusat perkantoran Pemkab Kutim di Bukit Pelangi. Pria yang akrab dipanggil Jo itu konon mengaku sebagai wartawan salah satu TV nasional.

Namun jurnalis TV nasional lainnya justru tidak mengakui nama Jo ini sebagai anggota wartawan mereka. Bahkan wartawan-wartawan dari media lainnya yang sering mangkal di Setkab Kutim juga tidak mengetahui bahwa Jo seorang wartawan.

Sebab, Jo tidak pernah liputan bersama dengan wartawan lainnya. Hanya pada beberapa pejabat dan masyarakat lainnya, Jo memang mengaku sebagai wartawan.

Pejabat dan masyarakat memang pasti percaya. Karena pria berambut gondrong ini sering membawa kamera dan berpenampilan seperti pegawai kantoran. Lengkap dengan pakaian safari berkeliling kantor konon mencari berita.

Meski pemilik akun Joe Ramadhan dipastikan adalah pria dengan ciri-ciri tersebut, namun polisi belum bisa menarik kesimpulan serupa. “Karena perlu penelusuran dulu. Makanya kami memerlukan saksi ahli,” pungkas Yuliansyah.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Erizal

Edwir Sulaiman

Share
Published by
Edwir Sulaiman

Recent Posts

Pilkades Meranti 2026 Terancam Tertunda, Tiga Desa di Meranti Masih Kekurangan Calon

Tiga desa di Kepulauan Meranti masih kekurangan calon kepala desa untuk Pilkades 2026. Pendaftaran diperpanjang…

1 hari ago

Mandi di Sungai Kuantan Saat Pacu Jalur, Pasangan Suami Istri Terseret Arus

Pasangan suami istri terseret arus Sungai Kuantan saat mandi di tengah pacu jalur. Sang istri…

1 hari ago

SBK Apparel Siapkan Doorprize untuk Goweser Riau Pos

SBK Apparel mendukung Riau Pos Gowes Merdeka 2026 dan menyiapkan doorprize kulkas satu pintu untuk…

1 hari ago

PSPS Pekanbaru Sapu Bersih Tiga Laga Uji Coba, Modal Hadapi Championship 2026-2027

PSPS Pekanbaru meraih tiga kemenangan beruntun dalam laga uji coba dan mencetak enam gol sebagai…

1 hari ago

Baru Dua Pekan Ditimbun, Jalan Sontang-Duri Rusak Lagi hingga Bus Nyaris Terguling

Jalan Sontang-Duri kembali rusak setelah hujan, bahkan bus Pinem nyaris terguling. Warga meminta pemerintah segera…

1 hari ago

Pembangunan Simpang Arifin Achmad-Sudirman Dikebut, Ditargetkan Dibuka Akhir 2026

Pembangunan Simpang Arifin Achmad-Sudirman Pekanbaru sudah mencapai 30 persen dan ditargetkan rampung serta dibuka pada…

1 hari ago