Categories: Nasional

Cina Sebut Pneumonia Aneh Lebih Mematikan Dari Corona

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Kasus pneumonia aneh ditemukan di Kazakhstan. Bahkan Cina menilai kasus pneumonia itu lebih mematikan dari Covid-19. Karena itu, Cina memperingatkan warganya yang tinggal di Kazakhstan agar waspada atas pneumonia yang tidak diketahui itu.

"Radang paru-paru yang tidak diketahui di Kazakhstan menyebabkan 1.772 kematian dalam enam bulan pertama tahun ini, termasuk 628 orang pada bulan Juni saja," kata Kedutaan Cina di negara Asia Tengah itu dalam sebuah pernyataan di platform WeChat pada Kamis (9/7).

Dilansir dari Times Of India, Jumat (10/7), pernyataan lanjutan menambahkan bahwa kematian juga termasuk dialami warga negara Cina. Jika kematian Covid-19 memiliki persentase 5 persen, maka pneumonia di Kazakhstan disebut jauh lebih mematikan.

"Tingkat fatalitas penyakit ini jauh lebih tinggi daripada Covid-19," sebut Global Times mengutip pernyataan Kedutaan Cina di Kazakhstan.

"Banyak organisasi termasuk Departemen Kesehatan Kazakhstan sedang mempelajari virus pneumonia ini," sebut pihak Kedutaan Cina.

Belum ada indikasi apakah penyakit tersebut terkait dengan Covid-19. Beberapa ahli Cina mengatakan bahwa langkah-langkah harus diambil untuk mencegah pneumonia menyebar ke Cina.

Kazakhstan adalah negara yang berbatasan dengan barat laut Cina. Kedutaan mengingatkan warga Cina di Kazakhstan untuk meningkatkan kesadaran mereka tentang langkah-langkah mencegah penyebaran virus.

Hanya saja, pada Jumat (10/7), Kementerian Kesehatan Kazakhstan mencap laporan media Cina berdasarkan pernyataan kedutaan sebagai hoax. "Informasi yang dipublikasikan oleh beberapa media Cina mengenai jenis pneumonia baru di Kazakhstan tidak benar," kata Kementerian Kesehatan Kazakhstan.

Kazakhstan telah melaporkan 51.059 kasus Covid-19, termasuk 264 kematian, menurut Universitas Johns Hopkins. Sedangkan Cina kini masih dihadapkan pada gelombang kedua wabah Covid-19.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Lewati Pembahasan Panjang, APBD Inhil Tahun 2026 Disepakati Rp2,05 Triliun

Setelah pembahasan panjang, DPRD Inhil resmi mengesahkan APBD Tahun Anggaran 2026 senilai Rp2,05 triliun dalam…

1 jam ago

Anthracite Bicycle Community Sawahlunto Kirim Lima Goweser ke Riau Pos Fun Bike 2026

Komunitas Anthracite Bicycle Community Sawahlunto memastikan keikutsertaan lima goweser dalam ajang Riau Pos Fun Bike…

2 jam ago

Harga Bahan Pokok di Pasar Selasa Tuah Karya Terpantau Menurun

Harga cabai dan bawang di Pasar Selasa Tuah Karya Panam terpantau menurun. Pedagang menyebut fluktuasi…

1 hari ago

Dari Koto Gasib ke Pekanbaru, SeSuKa Bike Siap Gowes di Fun Bike Riau Pos 2026

Komunitas SeSuKa Bike Koto Gasib-Siak memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 sebagai ajang silaturahmi…

2 hari ago

DPRD Minta Satpol PP Pekanbaru Lebih Tegas Tertibkan Usaha dan Bangunan Liar

Komisi I DPRD Pekanbaru menyoroti lemahnya pengawasan Satpol PP dan mendesak penegakan perda terhadap usaha…

2 hari ago

Vandalisme, Geng Motor, hingga Curanmor Lintas Provinsi Diungkap Polresta Pekanbaru

Polresta Pekanbaru mengungkap berbagai kasus viral, mulai vandalisme TMP, geng motor, curanmor lintas provinsi hingga…

2 hari ago