Categories: Nasional

Telusuri Aliran Uang ke Keluarga Nurhadi

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) intensif menelusuri dugaan aliran uang ke kerabat dan keluarga dekat eks Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi Abdurrachman dan menantunya, Rezky Herbiyono. Aliran itu diduga terkait dengan perkara suap dan gratifikasi yang sedang ditangani lembaga antirasuah tersebut.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri menerangkan penyidik telah memeriksa kakak ipar Rezky Herbiyono, Yoga Dwi Hartiar pada Senin (8/6) terkait dugaan aliran uang suap dan gratifikasi itu. Indikasi awal, uang itu dialirkan Rezky kepada Yoga. “Penyidik mengkonfirmasi dugaan adanya dugaan aliran sejumlah uang dari tersangka RHE (Rezky) kepada saksi (Yoga, red),” terang Ali, kemarin (9/6).

Selain mendalami aliran uang ke kerabat, KPK juga menelusuri aset yang diduga milik Nurhadi. Beberapa saksi telah diperiksa guna mengklarifikasi kepemilikan aset. Salah satunya pegawai Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) Hari Utomo dan Rekan, Panji Putro Setiawan dan Agung Mulyono. Pemeriksaan itu terkait dugaan rekayasa penilaian aset sawit di Padang Lawas, Sumatera Utara (Sumut).

KPK memastikan akan menjerat Nurhadi dengan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Itu seiring bukti permulaan yang telah dikantongi penyidik lembaga antirasuah tersebut. Baik itu keterangan saksi maupun alat bukti lain. Ali menegaskan pihaknya berkomitmen untuk menyelesaikan kasus Nurhadi dkk sampai tuntas.

“Dari fakta-fakta keterangan saksi dan alat bukti diperoleh adanya dua alat bukti permulaan yang cukup, termasuk pula untuk menetapkan yang bersangkutan sebagai tersangka TPPU,” kata Ali. Saat ini penyidik KPK tengah mengumpulkan bukti-bukti untuk menguatkan konstruksi TPPU Nurhadi. Penanganan TPPU nantinya tetap berjalan dengan penyidikan kasus suap dan gratifikasi Nurhadi.(tyo/jpg)

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Dampak Asap Karhutla Makin Pekat, Pemkab Kuansing Liburkan Sekolah Dua Hari

Kualitas udara di Kuansing nyaris menyentuh level sangat tidak sehat. Disdikpora Kuansing memutuskan kembali menerapkan…

6 jam ago

Kabut Asap Karhutla Kian Pekat, 2.220 Warga Pelalawan Terserang Penyakit ISPA

Dampak kabut asap karhutla di Pelalawan sebabkan 2.220 warga terserang ISPA. Pemkab Pelalawan menyiagakan posko…

7 jam ago

Kualitas Udara Memburuk, Kasus ISPA di Kabupaten Kampar Tembus 1.740 Pasien

Kualitas udara Bangkinang masuk kategori sangat tidak sehat akibat kabut asap karhutla. Dinkes Kampar mencatat…

7 jam ago

PSPS Pekanbaru vs Persiraja Banda Aceh: Momentum Asykar Bertuah Bangkit di Laga Kandang

Gagal meraih poin di laga pembuka, PSPS Pekanbaru fokus melakukan evaluasi total jelang laga kandang…

7 jam ago

Menggugah Selera, Grand Elite Hotel Pekanbaru Hadirkan Menu Ayam Goreng Serundeng Sambal Bawang

Grand Elite Hotel Pekanbaru menghadirkan promo menu nusantara Ayam Goreng Serundeng Sambal Bawang lezat buatan…

15 jam ago

Operasional 1.276 SPPG Dihentikan Sementara, BGN Pastikan Pasokan Makan Bergizi Gratis Tetap Aman

Badan Gizi Nasional menindak tegas 1.276 SPPG dengan menghentikan sementara operasionalnya akibat belum memenuhi kriteria…

16 jam ago