Categories: Nasional

Menteri LHK Tegaskan Akan Kembalikan Sampah Plastik Ilegal ke Negara Asalnya

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Menteri Lungkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya Bakar menegaskan akan segera mengembalikan sampah plastik ilegal yang masuk ke Indonesia. Mengingat keberadaan sampah plastik yang sangat mengancam lingkungan dan ekosistem. Pengiriman kembali sampah plastik ke negara asal tersebut tidak akan melanggar aturan dan hukum internasional.
“Kalau soal sampah yang masuk ke kita itu, yang ada plastik itu pasti tidak legal, karena pada dasarnya ketentuannya ada. Oleh karena itu, kita akan lakukan re-ekspor," ujar Siti saat acara halal BI halal di lingkup KLHK, Senin (10/5).
Siti Nurbaya mengungkapkan, sebelumnya KLHK juga sudah melakukan hal yang sama yaitu mengirim kembali sampah plastik ilegal dimana saat itu ada puluhan kontainer sampah plastik yang dikembalikan.
"Seperti ini sebetulnya bukan baru sekarang terjadi. Pada tahun 2015 dan 2016 kita juga menghabisin puluhan kontainer dan itu selesai," kata Siti.
Siti mengaku, persoalan sampah plastik bukan perkara mudah dan harus ditangani secara serius. Saat ini pihaknyaa sedang melakukan koordinasi dengan lembaga dan kementerian terkait bagaimana merumuskan soal Sampi plastik impor tersebut.
"Memang bertahap karena diperlukan nego-nego. Nanti datanya persis berapa kontainer bu Dirjen (Dirjen PSLB3, Rosa Vivien Ratnawati) ya. Karena datanya sudah ada. Jadi langkahnya sudah bisa dilakukan dan hari ini akan dirapatkan ditingkat Dirjen. Kerana nanti kita akan rapat dengan Bea cukai, Kemenko Ekuin dan Perdagangan," katanya.
Siti optimis persoalan sampah plastik impor ini akan segera selesaikan terkhusus bagi negeat yang melalakukan impor segara ilegal akan dikembalikan ke negara tersebut.
"Ada (dikembalikan), Udah dibahas dalam proses. Hari ini rapat ntar ni. Saya kira diikutin aja, ini bukan pengalaman pertama, tempo hari 2016 masih 40-an kontainer kok kita pulangin. Dan selesai, artinya bisa kita selesaikan," pungkasnya. (ADV)

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Kejari Pekanbaru Segera Gelar Perkara Kasus SPPD Fiktif, Ini yang Masih Ditunggu

Kasus dugaan SPPD fiktif dan makan minum Setwan Pekanbaru masih disidik. Lebih 100 saksi diperiksa…

19 jam ago

101 Koperasi Merah Putih di Meranti Sudah Dibentuk, Tapi Belum Satu Pun Beroperasi

Sebanyak 101 Koperasi Merah Putih telah terbentuk di Kepulauan Meranti, namun hingga Agustus 2026 belum…

19 jam ago

Menang Dua Gim, Jonatan Christie Ungkap Tantangan di Laga Perdana Kejuaraan Dunia

Jonatan Christie menang atas Matthias Kicklitz di Kejuaraan Dunia BWF 2026. Rehan/Gloria juga melaju setelah…

19 jam ago

Tak Sekadar Sponsorship, Ini Dukungan RAPP untuk Pacu Jalur Nasional 2026

RAPP mendukung Pacu Jalur Nasional 2026 di Kuansing dengan total Rp350 juta, termasuk bantuan kebersihan…

20 jam ago

Jalan Teratai Pekanbaru Dibedah, Drainase Tersumbat Ikut Diperbaiki hingga Akhir Tahun

Pemko Pekanbaru memperbaiki Jalan Teratai sepanjang 783 meter sekaligus membenahi drainase tersumbat untuk mengurangi genangan…

20 jam ago

Unri Kenalkan Smart Posyandu di Kampar, Pencatatan Kesehatan Ibu dan Balita Kini Lebih Digital

Unri mengenalkan Smart Posyandu kepada 35 kader dari 18 posyandu di Pandau Jaya untuk mendukung…

20 jam ago