Categories: Nasional

Arus Balik, Masa Rawan Lonjakan Kasus

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Libur Idulfitri membuat mobilitas masyarakat meningkat. Terlebih pada tahun ini. Berkaca dari Idulfitri tahun sebelumnya, kondisi itu berpotensi menjadi salah satu pemicu peningkatan kasus Covid-19. Termasuk di wilayah aglomerasi Surabaya Raya.

Berdasarkan data, dalam beberapa pekan terakhir, kasus Covid-19 di Surabaya Raya memang melandai. Kasus aktif terus menurun. Dari data unggahan Pemprov Jatim per 9 Mei 2022, kasus aktif di Surabaya tinggal menyisakan 29 orang, Sidoarjo 8 orang dan Gresik 1 orang.

Pada Idulfitri tahun lalu, kondisi juga hampir serupa. Malah, ketika itu masih ada pembatasan mudik. Nah, sekitar dua bulan berjalan, terjadi lonjakan kasus aktif. Tahun ini, ada pelonggaran untuk pulang kampung dan aktivitas. Mobilitas masyarakat pun melonjak. Yang membedakan saat ini adalah capaian vaksinasi.

Sebagai langkah pencegahan, kegiatan vaksinasi lengkap atau booster serta swab hunter kembali digencarkan Pemkot Surabaya. Misalnya, di Kecamatan Simokerto. Selain masalah urbanisasi, pencegahan persebaran virus pascalibur Idulfitri menjadi fokus perhatian. Seluruh RT/RW telah diinstruksi untuk mengecek para pemudik. "Kami meminta semua warga bisa jujur terkait kondisi kesehatannya. Jangan ada yang ditutupi," kata Camat Simokerto Deddy Sjahrial Kusuma.

Tindakan hampir sama dilakukan Kecamatan Pabean Cantian. Camat Pabean Cantian Muhammad Januar Rizal mengatakan, pihaknya melakukan beberapa langkah pencegahan.

Salah satunya, menggencarkan kegiatan vaksinasi. Baik itu dosis pertama, kedua, maupun booster. Guna mempermudah masyarakat, vaksinasi dilakukan di pos pengamanan Lebaran Polres Pelabuhan Tanjung Perak yang tersebar di setiap wilayah.

Misalnya, Pos Pengamanan (Pospam) Jalan Bunguran, tepatnya di depan Pasar Atom. Pada masa libur Idulfitri, pelayanan vaksinasi terus berjalan. Setiap hari 40 dosis vaksin disiapkan. Selalu habis. Kebanyakan warga menjalani vaksinasi dosis ketiga.

"Selain vaksinasi, operasi swab hunter akan kembali digencarkan. Ada beberapa titik yang menjadi target sasarannya. Yaitu, lokasi keramaian seperti kawasan kota tua dan warung kopi. Operasi akan digelar pada siang dan malam," kata Rizal, Ahad (8/5).(jpg/esi)

 

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Belanda Vs Jepang: Duel Panas Grup F, Samurai Biru Hadapi Ujian Berat

Belanda menghadapi Jepang pada laga perdana Grup F Piala Dunia 2026. Samurai Biru kehilangan tiga…

15 jam ago

Jerman Vs Curacao: Der Panzer Bidik Awal Sempurna di Piala Dunia 2026

Jerman mengawali Piala Dunia 2026 menghadapi debutan Curacao. Die Mannschaft diunggulkan meraih kemenangan pada laga…

18 jam ago

Cegah Kecelakaan Maut, Hutama Karya Rutin Gelar Operasi Microsleep di Tol Permai

Hutama Karya dan kepolisian rutin menggelar operasi microsleep di Tol Pekanbaru-Dumai untuk mencegah kecelakaan akibat…

19 jam ago

Tiket Pesawat Domestik Bebas PPN, Harga Berpotensi Lebih Murah

Pembebasan PPN tiket pesawat domestik dinilai dapat menurunkan harga tiket, meningkatkan mobilitas masyarakat, dan mendorong…

19 jam ago

Pasang Listrik Baru Kini Lebih Mudah, PLN Teluk Kuantan Andalkan PLN Mobile

PLN ULP Teluk Kuantan mempermudah pengajuan pemasangan listrik baru melalui PLN Mobile. Layanan dapat diakses…

19 jam ago

HUT ke-242 Pekanbaru, Ribuan Anak Ikut Khitanan Massal Gratis

Peserta khitanan massal HUT ke-242 Kota Pekanbaru mencapai 1.207 anak, melampaui target 1.100 peserta yang…

19 jam ago