Categories: Nasional

APP Sinar Mas Kembangkan Teknologi Lapisan Tanpa Plastik

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Asia Pulp and Paper (APP) Sinar Mas melalui tim risetnya telah berhasil mengembangkan teknologi lapisan tanpa plastik yang memastikan Foopak Bio Natura dan Bio Container bisa terurai hampir 100% bahkan tanpa perlakuan khusus.

Hal ini disampaikan oleh  Chief Sustainability Officer APP Sinar Mas Elim Sritaba. Ia juga mengatakan, pengembangan produk kertas kemasan ramah lingkungan adalah bagian dari implementasi dokumen peta jalan keberlanjutan dan kebijakan konservasi hutan APP Sinar Mas.

 “Ini sebagai kontribusi dalam upaya pengurangan sampah plastik, kami berhasil menciptakan kertas kemasan makanan yang bisa terurai hampir 100 persen, yakni foopak bio natura dan bio container,” kata Elim dalam forum diskusi pojok iklim di kantor KLHK, Jakarta, pekan lalu.

Elim menuturkan, salah satu persoalan dalam kertas kemasan yang ada saat ini adalah penggunaan lapisan plastik untuk mencegah serapan air, minyak atau suhu ektrem. Kertas kemasan dengan lapisan plastik tipis itu ternyata malah sulit didaur ulang dan butuh biaya tinggi.

“Tim riset APP Sinar Mas telah berhasil mengembangkan teknologi lapisan tanpa plastik yang memastikan foopak bio natura dan bio container bisa terurai hampir 100 perseb bahkan tanpa perlakuan khusus,” ujarnya.

Elim mengakui harga kertas kemasan foopak bio natura dan bio container tentu lebih tinggi dibandingkan dengan  kemasan plastik. Meski demikian, jika dihitung dengan biaya yang mesti dikeluarkan di proses pengelolaan sampah, maka secara keseluruhan tetap lebih murah dan yang paling penting tidak ada landfill.

“Lebih baik keluarkan sedikit (red, biaya besar) di awal, dari pada mesti keluarkan biaya besar dan proses yang sulit di belakang untuk mengelola sampah plastik dan pasti ada risiko mencemarkan laut” tambah Elim.

Pojok Iklim adalah forum multi pihak untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman tentang praktik terbaik dalam adaptasi dan mitigasi perubahan iklim. Dalam kesempatan tersebut, Kepala Sub Direktorat Barang dan Kemasan Direktorat Pengelolaan Sampah KLHK Ujang Solihin Sidik mengungkapkan, ada tren peningkatan komposisi sampah plastik sekitar 5-6 persen per tahun sejak tahun 2000-an. “Ini peringatan buat kita semua,” kata dia.

Ujang solihin yang akrab dipanggil Uso ini menuturkan, hal itu tidak lepas dari tinggnya penggunaan plastik sekali pakai oleh masyarakat. Hasil survei dan riset sampah plastik KLHK 2015 dan 2018 mencatat jumlah pemakaian kantong belanja plastik di 32 ribu retail modern anggota Aprindo pada 2016 sebesar 9,85 miliar lembar/tahun. Selanjutnya, pada 2018 terjadi peningkatan pengguna kantong belanja plastik 870 juta lembar.

Meski demikian, Uso mengungkapkan, ada keinginan bersama masyarakat untuk berubah. Hal itu terlihat dari besarnya dukungan publik saat KLHK mendorong kebijakan kantong plastik tidak gratis. Saat ini sejumlah pemerintah daerah juga pelaku ritel bahkan sudah tidak lagi menyediakan kantong plastik sekali pakai.

Uso mengingatkan perlunya perubahan pradigma dalam pengelolaan sampah. Selama ini sebagian besar sampah berakhir ditimbun (landfill) di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA). Sementara yang didaur ulang hanya sekitar 10- 12 persen. Ke depan, kata Uso, sampah harus dicegah dan dikurangi dari awal produksi. Timbulan sampah pun sebisa mungkin diguna ulang. “Sementara yang di-landfill maksimal 20 persen,” katanya.

Menurut Uso, untuk memacu pengurangan sampah sejak awal, Menteri LHK Siti Nurbaya telah meneken Peraturan Menteri No P.75 tahun 2019 tentang Peta Jalan Pengurangan Sampah oleh Produsen pada 5 Desember 2019 lalu. Berdasarkan peta jalan (road map) tersebut, jumlah sampah yang diproduksi oleh produsen ditarget berkurang hingga 30 persen pada 2029.(a)

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru Berjalan Normal di Tengah Kabut Asap

Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional SSK II Pekanbaru berjalan aman dan normal meski Kota Pekanbaru…

23 jam ago

Opening Party Honda DBL 2026 Riau Bergulir Hari Ini di Gelanggang Remaja Pekanbaru

Kompetisi basket pelajar bergengsi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau resmi bergulir mulai…

23 jam ago

Sidang Korupsi Kuansing: Sopir Zulkarnain dan Istri Suhardiman Amby Bersaksi

Persidangan kasus suap mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap alur pembayaran angsuran Pajero Sport dan penguasaan…

1 hari ago

Kabut Asap Makin Tebal, Disdikbud Pelalawan Liburkan Tatap Muka di 8 Kecamatan

Disdikbud Kabupaten Pelalawan memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di 8 kecamatan akibat memburuknya kualitas udara…

1 hari ago

Tabrakan Beruntun 10 Mobil di Lampung Akibat Asap Tebal, 2 Orang Meninggal

Kecelakaan beruntun melibatkan 10 kendaraan terjadi di Jalan Lintas Pantai Timur Sumatera, Tulang Bawang, Lampung…

1 hari ago

Persidangan Korupsi Kuansing Ungkap Mantan Kabag Umum Punya Rekening Rp2,9 Miliar

Persidangan perkara korupsi mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap transaksi bernilai total Rp2,9 miliar di dua…

2 hari ago