Categories: Nasional

Tutup Stasiun Kereta, “Jeritan Malam” Jadi Film Horor Berbiaya Fantastis

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Untuk menghadirkan suasana yang nyata dalam bioskop, tak jarang sebuah film menghabiskan dana hingga miliaran. Tak terkecuali film "Jeritan Malam" yang dikatakan menelan biaya fantastis untuk produksinya.

Aktris Cinta Laura mengatakan bahwa film "Jeritan Malam" diproduksi secara serius hingga menelan biaya dengan nilai fantastis. Cinta pun mengklaim film garapan Rocky Soraya tersebut termasuk salah satu film horor termahal di Indonesia.

Dia pun menunjukkan sedikitnya 3 bukti untuk memperkuat argumentasinya tersebut. Cinta mengatakan, demi syuting film "Jeritan Malam", salah satu stasiun yang dijadikan tempat lokasi syuting, ditutup atau tidak beroperasi selama satu hari penuh. Hal itu tentu saja memerlukan kompensasi yang tidak kecil.

"Di film ini ada scene di stasiun kereta api. Kita benar-benar tutup stasiun kereta api itu selama satu hari untuk syuting," aku Cinta Laura saat ditemui di bilangan Senayan, Jakarta, Sabtu (7/12).

Film "Jerita Malam" juga menelan dana besar karena melibatkan banyak pemeran tambahan. Dalam kesempatan itu Cinta Laura memperkirakan ada sekitar 400-an pemeran tambahan dilibatkan di film ini.

"Kita benar-benar memakai 400-an extras, bukan menggunakan CGI," ujar pelantun Caliente tersebut.

Cinta lebih lanjut mengatakan, durasi syuting hampir 2 bulan di sejumlah tempat terpisah juga menjadi penyebab kenapa film "Jeritan Malam" menelan biaya fantastis. Produser dan sutradara ingin film itu dengan kualitas dan hasil terbaik. Sehingga durasi panjang dan dana yang dibakar selama proses syuting tidak terlalu menjadi perhatian utama.

"Film horor Indonesia itu syuting 20 hari-an sudah hebat, tapi film ini sampai 54 hari. Setiap scene-nya benar-benar dipikirkan secara detail," tutur Cinta Laura.

Sementara itu, Rocky Soraya membenarkan bahwa film "Jeritan Malam" termasuk salah satu film horor termahal di Indonesia. Film tersebut diperkirakan menelan biaya hingga Rp20 miliar. Film dari rumah produksi Soraya Intercine ini menghabiskan dana besar karena hampir semuanya dibuat real atau tidak terlalu banyak menggunakan efek CGI.

"Dengan syuting 54 hari bersama ratusan kru, tentu perlu biaya yang lumayan besar. Film ini kami usahakan tidak banyak menggunakan CGI. Kami harus pakai real set. Real set itu lebih mahal biayanya daripada bayar CGI dan background-nya diganti," papar Rocky Soraya.

Herjunot Ali di tempat yang sama mengatakan bahwa dirinya tertarik untuk terlibat dalam film "Jeritan Malam" karena dari awal dia meyakini film tersebut bakal digarap secara serius. Benar saja Junot, sapaan akrabnya, merasa terpukau setelah film "Jeritan Malam" menjalani proses produksi. Semua adegan dalam scene dikerjakan secara detail.

"Sebagaimana kita tahu bahwa Soraya bikin film dengan genre apapun pasti serius. Mereka bekerja dengan penuh cinta film dan tanggung jawab yang besar," puji Herjunot Ali.

Film "Jeritan Malam" bercerita tentang Reza (Herjunot Ali) yang tidak percaya akan hal-hal berbau mistis. Karena ketidakpercayaannya akan hal itu, dia jadi ingin mengetahui kejadian-kejadian aneh yang terjadi di mess tempat dia tinggal hingga membuat kekasihnya, Wulan (Cinta Laura), sangat ketakutan ketika melihat dirinya. Reza akhirnya melakukan ritual yang seharusnya tidak dia lakukan.

Selain Cinta Laura dan Herjunot Ali, film "Jeritan Malam" juga diperkuat oleh Indra Brasco dan Winky Wiryawan. Film tersebut bakal tayang diseluruh bioskop tanah air mulai 12 Desember mendatang.

Sumber : Jawapos.com
Editor : Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Pilkades Meranti 2026 Terancam Tertunda, Tiga Desa di Meranti Masih Kekurangan Calon

Tiga desa di Kepulauan Meranti masih kekurangan calon kepala desa untuk Pilkades 2026. Pendaftaran diperpanjang…

6 jam ago

Mandi di Sungai Kuantan Saat Pacu Jalur, Pasangan Suami Istri Terseret Arus

Pasangan suami istri terseret arus Sungai Kuantan saat mandi di tengah pacu jalur. Sang istri…

6 jam ago

SBK Apparel Siapkan Doorprize untuk Goweser Riau Pos

SBK Apparel mendukung Riau Pos Gowes Merdeka 2026 dan menyiapkan doorprize kulkas satu pintu untuk…

6 jam ago

PSPS Pekanbaru Sapu Bersih Tiga Laga Uji Coba, Modal Hadapi Championship 2026-2027

PSPS Pekanbaru meraih tiga kemenangan beruntun dalam laga uji coba dan mencetak enam gol sebagai…

7 jam ago

Baru Dua Pekan Ditimbun, Jalan Sontang-Duri Rusak Lagi hingga Bus Nyaris Terguling

Jalan Sontang-Duri kembali rusak setelah hujan, bahkan bus Pinem nyaris terguling. Warga meminta pemerintah segera…

7 jam ago

Pembangunan Simpang Arifin Achmad-Sudirman Dikebut, Ditargetkan Dibuka Akhir 2026

Pembangunan Simpang Arifin Achmad-Sudirman Pekanbaru sudah mencapai 30 persen dan ditargetkan rampung serta dibuka pada…

7 jam ago