Categories: Nasional

YLKI Tantang Kemenhub Hapus Tarif Batas Bawah, Turunkan Batas Atas

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) meminta pemerintah dapat mengambil langkah ekstrem agar masyarakat bisa memperoleh tiket pesawat dengan harga terjangkau. Salah satunya dengan kembali merevisi Keputusan Menteri Perhubungan KM Nomor 106 Tahun 2019 tentang Tarif Batas Atas (TBA) Penumpang Pelayanan Kelas Ekonomi Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri.

Sebagaimana diketahui, pemerintah sebelumnya menerbitkan KM 106/2019 pada Jumat (16/5) lalu untuk menurunkan tarif tiket pesawat sebesar 12-16 persen dari TBA. YLKI menganggap kebijakan tersebut belum mampu mengerek jumlah penumpang pesawat.

“Berani tidak pemerintah mengambil (langkah) yang lebih ekstrem dengan menurunkan TBA lagi dan atau sekalian menghapuskan TBB-nya? Karena TBB siluman. Tidak ada di UU ketentuan TBB,” tegas Ketua Pengurus Harian YLKI, Tulus Abadi di Hotel Sari Pan Pasific, Jakarta, (9/8).

Menurut Tulus, kebijakan pemerintah meminta maskapai memberikan diskon 50 persen untuk penerbangan Selasa, Kamis dan Sabtu, keliru. Dia bilang, kebijakan itu malah menunjukkan intervensi terhadap regulasi yang sebelumnya dikeluarkan.

“Diskon itu bentuk intervensi yang antiregulasi. Karena ketentuannya sudah jelas formulasi TBA dan TBB. Silakan bermain di ruang itu saja, jangan bermain di ruang yang tidak ada regulasinya,” terangnya.

Selain merevisi TBA dan TBB, YLKI menilai pemerintah bisa menghapus PPN tiket dan PPN avtur. Tulus mengklaim, hanya Indonesia, negara yang menerapkan pajak untuk kedua komponen tersebut.

“Jadi pemerintah tidak fair, menekan harga tiket turun tapi maunya mendapatkan pendapatan yang signifikan dari PPN. Kalau itu bisa diturunkan, signifikan sekali menekan harga tiket pesawat,” pungkasnya.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Erizal

Edwir Sulaiman

Share
Published by
Edwir Sulaiman

Recent Posts

Wako dan Wawako Pekanbaru Hadiri Safari Ramadan di Kulim, Salurkan Bantuan

Wako Pekanbaru Agung Nugroho serahkan bantuan Rp100 juta untuk Masjid Jami’ul Barokah saat Safari Ramadan…

15 jam ago

Hari Ketiga Ramadan, Harga Cabai Merah di Rengat Turun Jadi Rp45 Ribu

Harga cabai merah keriting asal Sumbar di Pasar Rakyat Rengat turun Rp5 ribu menjadi Rp45…

15 jam ago

Puasa bagi Pekerja Kebersihan: Antara Kewajiban dan Keringanan Syariat

Pekerjaan saya menuntut tenaga fisik yang tidak ringan, terlebih ketika harus bekerja di bawah terik…

15 jam ago

Balap Liar di Bangkinang Dibubarkan, Bupati Kampar Pimpin Operasi Dini Hari

Bupati Kampar pimpin langsung penertiban balap liar jelang subuh di Bangkinang demi keselamatan pengguna jalan.

15 jam ago

Harga Sembako di Bengkalis Melonjak, Daging Sapi Tembus Rp170 Ribu per Kg

Hari ketiga Ramadan, harga ikan, daging sapi hingga cabai di Bengkalis melonjak tajam, Pasar Terubuk…

17 jam ago

War Takjil di WR Supratman Pekanbaru, Jalanan Padat Jelang Magrib

Bazar takjil di Jalan WR Supratman Pekanbaru dipadati warga jelang Magrib, arus lalu lintas melambat.

17 jam ago