Categories: Nasional

Menhub Akui Tarif Angkutan Penerbangan Masih Banyak Dikritik

JAKARTA (RIAU POS.COM) — Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengklaim industri penerbangan Indonesia selangkah lebih maju dibandingkan negara-negara lainnya. Alasannya, eks Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk itu menyatakan, Indonesia memiliki regulasi yang mengatur pentarifan maskapai penerbangan.

Peraturan yang dimaksudkan Budi adalah Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 106 Tahun 2019 tentang Tarif Batas Atas (TBA) Penumpang Pelayanan Kelas Ekonomi Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri. Peraturan yang telah diterbitkan sejak Kamis (16/5) itu mengatur tentang tarif batas atas dan bawah tiket pesawat.

“Mekanisme soal tarif di negara lain itu berlaku hukum pasar. Kita sudah cukup maju untuk tetapkan TBA dan TBB,” ujar  Budi di Jakarta, Jumat (9/8).

Kendati demikian, Ia memahami bahwa peraturan tersebut masih banyak mendapatkan kritisi dari berbagai pihak. Salah satunya oleh Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI). Sebab, aturan itu belum mampu membuat masyarakat mendapatkan tarif tiket pesawat dengan harga murah.

“Tentu pengelolaan transportasi dirasakan ada sesuatu ketimpangan. Seyogyanya kita mencari solusi. Paling tidak kita telah mencari solusi yang bisa menjadi cara untuk menjadi solusi,” terangnya.

Budi menyatakan juga telah mengeluarkan kebijakan tarif diskon sebesar 50 persen untuk penerbangan berbiaya murah (low cost carrier/LCC) pada setiap Selasa, Kamis, dan Sabtu. Meski masih banyak perlu perbaikan, alumnus UGM itu menilai kebijakan untuk menciptakan kesimbangan antara kepentingan konsumen dan maskapai terus dilakukan oleh pemerintah.

“Airline itu juga diperhatikan, jangan ditetapkan cost tapi tidak perhatikan airline. Kita sedang coba konsep cost sharing yang bisa menjadi suatu cara yang baik. Semua stakeholder itu harus secara bersama-sama memberikan solusi kepada masyarakat,” pungkasnya.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Erizal
 

Edwir Sulaiman

Share
Published by
Edwir Sulaiman

Recent Posts

Solar Subsidi Langka di Riau, Sopir Truk Rela Antre Hingga 6 Jam di SPBU

Kelangkaan solar subsidi memicu antrean panjang hingga 6 jam di berbagai wilayah Riau. Masyarakat desak…

10 jam ago

DPRD Kepulauan Meranti Jadwalkan Pengesahan Dua Ranperda

DPRD Kepulauan Meranti bakal mengesahkan dua Ranperda yang telah rampung dibahas guna mendorong capaian Indeks…

10 jam ago

Tim SAR Hentikan Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal yang Hilang Kontak di Selat Sunda

Operasi pencarian 5 jurnalis dan 3 kru speedboat yang hilang kontak di Selat Sunda resmi…

11 jam ago

Diserahkan Menteri PPPA, Bunda Literasi Pekanbaru Sulastri Agung Nugroho Sabet Penghargaan Nasional

Ketua TP PKK sekaligus Bunda Literasi Pekanbaru Sulastri Agung Nugroho meraih penghargaan Apresiasi Swara Cantika…

11 jam ago

BMKG Deteksi 71 Titik Panas di Riau, 10 Daerah Berpotensi Hujan Lebat dan Angin Kencang

BMKG mencatat 3.227 titik panas di Sumatera dengan 71 titik berada di Riau. Peringatan dini…

12 jam ago

Dampak Asap Karhutla Makin Pekat, Pemkab Kuansing Liburkan Sekolah Dua Hari

Kualitas udara di Kuansing nyaris menyentuh level sangat tidak sehat. Disdikpora Kuansing memutuskan kembali menerapkan…

23 jam ago