10-hari-belum-bisa-mendaftar-pppk-2021
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Guru agama honorer mulai putus asa. Mereka berusaha mencoba mendaftar pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja atau PPPK sejak dibuka 30 Juni sampai 9 Juli. Namun, upaya para guru honorer agama itu gagal.
Guru pendidikan Agama Islam (PAI) di Sumatera Selatan, Susi Maryani, misalnya. Dia tidak bisa mendaftar. Segala cara sudah dilakukan, tetapi selalu ditolak sistem.
Menurut Susi, kondisi ini juga dialami rekan-rekannya yang lain. Rata-rata guru PAI mengalami kendala saat mendaftar.
"Kami guru PAI yang enggak bisa mendaftar, padahal kami sudah terdaftar di dapodik (data pokok pendidikan) dan sudah lama verval (verifikasi dan validasi) ijazah, sudah mengabdi lama juga," keluh Susi kepada JPNN.com, Jumat (9/7).
Dia mengungkapkan, betapa kecewanya para guru PAI dengan kondisi ini karena ibarat kalah sebelum berperang. Susi mengaku sudah mengikuti prosedur yang ada. Tidak adil kalau mereka tidak bisa ikut padahal sudah memenuhi syarat untuk ikut PPPK.
"Saya sekarang usianya 48 tahun, sudah mengajar tidak terputus dari 4 Januari 2010 sampai sekarang. Kami juga sudah mengajukan helpdesk tetapi belum mendapat jawaban," tuturnya.
Walaupun gagal terus, Susi mengaku bersama kawan-kawannya akan terus berjuang agar bisa mendaftar PPPK 2021.
Sumber: Jpnn.com
Editor: Rinaldi
Sebanyak 760 warga binaan Lapas Tembilahan menerima remisi Idulfitri 1447 H, dua di antaranya langsung…
Hujan deras tak surutkan antusias warga Pekanbaru Salat Idulfitri bersama wali kota. Lokasi dipindah ke…
Hilal belum terlihat, Arab Saudi tetapkan Syawal Jumat 20 April 2026
Aksi penjambretan uang santunan anak yatim di Pekanbaru viral. Pelaku berpura-pura bertanya sebelum merampas amplop…
Pemko Pekanbaru mempercepat perbaikan jalan rusak jelang Idulfitri. Jalan Teluk Leok ditargetkan bisa dilalui aman…
Pemko Pekanbaru salurkan insentif Ramadan kepada 2.401 guru. Guru honor komite dapat tambahan hingga Rp600…