smp-hanya-belajar-dua-jam-tatap-muka
BENGKALIS (RIAUPOS.CO) – Semua Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Bengkalis, telah melaksanakan proses tatap muka. Namun tetap mengedepankan protokol kesehatan (Prokes).
Terutama menetapkan satu lokal hanya bisa diisi maksimal 18 siswa. Kemudian jam belajar dipersingkat yaitu hanya dua jam tatap muka.
Demikian dikatakan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bengkalis Edi Sakura melalui kepala Bidang (Kabid) Pembinaan SMP Syafrizal, Senin (8/3).
“Semua sekolah tingkat SMP sudah melaksanakan proses belajar tatap muka. Hanya saja, teknisnya diserahkan ke pihak sekolah,” kata Syafrizal.
Dilaksanakan proses belajar mengajar dengan tatap muka ini setelah sukses pelaksanaan uji coba selama 12 hari sebelumnya. Dengan begitu, hingga saat ini tatap muka sudah dilaksanakan semua sekolah yang ada.
Dikatakan, untuk kebijakan teknis proses belajar mengajar diserahkan ke pihak sekolah. Ada sekolah menerapkan sistim shift bagi sekolah yang jumlah ruang kelasnya kurang. Namun bagi yang cukup tetap melaksanakan tatap muka seperti biasa.
Kemudian ada juga sistem per pekan. Misalnya, pekan ini masuk Kelas VII. Kemudian pekan berikutnya Kelas VIII dan pekan berikutnya lagi kelas IX.
“Yang paling kita tetap menekankan setiap ruang kelas maksimal 18 siswa. Kemudian wajib memakai masker, menjaga jarak dan menyiapkan tempat cuci tangan,” kata Syafrizal lagi.(esi)
Pemkab Inhil mengusulkan revitalisasi 157 sekolah pada 2026 guna memperbaiki bangunan rusak dan meningkatkan kualitas…
Sebanyak 59 CPNS formasi 2024–2025 di Pemkab Rohul resmi menerima SK dan diangkat sebagai PNS…
Jalan menuju Pelabuhan Internasional Selatbaru Bengkalis rusak parah dan dikeluhkan warga. Pemkab memastikan perbaikan dilakukan…
Lima ASN Inhu diduga terlibat narkoba. Tiga orang diproses hingga pengadilan, sementara dua lainnya dikembalikan…
Polda Riau mengungkap penampungan emas ilegal hasil PETI di Kuansing. Polisi menangkap pengepul dan menyita…
Sebanyak 1.608 PPPK Paruh Waktu di Rohul belum menerima gaji Januari 2026 karena masih dalam…