setelah-tutup-makkah-kini-sekolah-dan-kampus-di-arab-saudi-diliburkan
MAKKAH (RIAUPOS.CO) – Wabah virus corona yang sudah menjalar hingga ke negara-negara timur tengah, makin membuat pemerintah Arab Saudi gelisah. Setelah menutup Makkah dan Madinah untuk jamaah umrah, kini pemerintah kerajaan tersebut mengumumkan penangguhan kegiatan sekolah dan universitas.
Pernyataan Kementerian Pendidikan Arab Saudi menyebutkan bahwa kebijakan anyar tersebut mulai berlaku pada 9 Maret dan akan diterapkan hingga pemberitahuan selanjutnya. Pemerintah Arab Saudi sengaja mengambil langkah untuk mencegah penyebaran virus korona.
Keputusan tersebut diambil sehari setelah sejumlah sekolah dan universitas di Qatif ditutup terkait kasus COVID-19 yang dilaporkan di wilayah itu.
Menurut pihak kementerian, program pendidikan virtual akan dilaksanakan agar para siswa tidak tertinggal pelajaran. Sejauh ini ada 11 kasus COVID-19 telah tercatat di Arab Saudi.
Sumber: Jawapos.com
Editor: E Sulaiman
Sebanyak 1.608 PPPK Paruh Waktu di Rohul belum menerima gaji Januari 2026 karena masih dalam…
DPRD Kepulauan Meranti menegaskan penolakan rencana kenaikan tarif ferry yang dinilai sepihak dan belum melalui…
Pemko Pekanbaru mendorong penerapan sistem ducting atau jaringan bawah tanah setelah insiden tumbangnya tiang fiber…
MPP Inhil menambah layanan haji dan umrah. Masyarakat kini bisa mengurus keperluan ibadah secara mudah…
Polisi mengamankan 29 sepeda motor saat patroli balap liar di Simpang Garoga, Duri, guna menjaga…
Unri bersama Tanoto Foundation membangun sistem digital soft skills mahasiswa terintegrasi, terukur, dan menjadi bagian…