Categories: Nasional

Akhirnya Mantan Kabag Pertanahan Kuansing Ditahan

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) – Kejakasaan Negeri Kuansing, Selasa (8/12/2020) melakukan eksekusi putusan Mahkamah Agung (MA) terhadap mantan Kabag Pertanahan Setda Kuansing, Suhasman.

Sesuai putusan Kasasi yang dilayangkan Kejari Kuansing pada MA terhadap vonis bebas Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) 8 Mei 2020, MA memutuskan kalau Suhasman dinyatakan bersalah.

Suhasman didakwa melakukan tindak pidana korupsi dana honorarium dua kegiatan di Bagian Pelayanan Pertanahan Setda Kuansing tahun 2015. Saat itu, Suhasman merupakan Kabagnya.

Ia dijatuhi hukuman 1 tahun penjara. "Hari ini pak Suhasman kita eksekusi sesuai putusan Mahkamah Agung yang kita terima," kata Kejari Kuansing Hadiman SH MH yang dikonfirmasi melalui Kasi Pidsus Roni Saputra SH.

Meski demikian hukuman yang dijatuhkan pada  Suhasman dikurangi dengan masa tahanan yang di jalaninya.

Sementara dua orang stafnya, masing-masing Dedi Susanto dan Mega Fitri yang merupakan PPTK kegiatan tersebut yang juga di vonis bebas dan dilakukan kasasi oleh Kejari Kuansing ke MA, Roni menjelaskan terhadap putusan kasasi dua orang stafnya belum keluar. "Belum keluar. Kita tunggu saja apa putusan MA," ujar Roni.

Sebelumnya, Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru menjatuhkan vonis bebas terhadap mantan Kabag Pertanahan Setda Kuansing Suhasman beserta dua bawahannya yakni Mega Fitri dan Dedi Susanto pada Jumat (8/5/2020)

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Suhasman bersama Dedi Susanto dan Mega Fitri didakwa melakukan tindak pidana korupsi dana honorarium dua kegiatan di Bagian Pelayanan Pertanahan Setda Kuansing tahun 2015 senilai Rp395 juta. Saat itu, Suhasman merupakan Kabag-nya, sedangkan Dedi Susanto dan Mega Fitri merupakan PPTK kegiatan tersebut.

 

Laporan: Desriandri Chandra (Pekanbaru)

Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Air Sungai Kuantan Mulai Surut, Warga Kuansing Diminta Tetap Waspada

Debit Sungai Kuantan di Kuansing mulai surut usai banjir dua hari. BPBD mencatat 526 rumah…

3 jam ago

Riezka Rahmatiana Garap Lahan Tidur di Riau, Dorong Ketahanan Pangan Nasional

Riezka Rahmatiana dorong ketahanan pangan di Riau lewat pengelolaan lahan tidur menjadi lahan produktif bersama…

7 jam ago

Sempat Hilang Dua Hari, Korban Tenggelam di Sungai Kampar Ditemukan 2 Kilometer dari Lokasi Awal

Rahmadani (13), bocah yang tenggelam di Sungai Kampar, ditemukan meninggal dunia setelah pencarian intensif selama…

13 jam ago

Pasar Murah Bengkalis Diserbu Warga, Minyakita dan Beras SPHP Cepat Habis

Ratusan warga Bengkalis menyerbu pasar murah Minyakita dan beras SPHP. Stok cepat habis, pemerintah siapkan…

1 hari ago

267 Pedagang Pasar Subuh Dukung Relokasi Penataan Pasar Induk Tembilahan

Sebanyak 267 pedagang pasar subuh mendukung relokasi sementara untuk penataan Pasar Induk Tembilahan agar lebih…

1 hari ago

Remaja 13 Tahun Diduga Terseret Arus di Sungai Kampar, Pencarian Masih Berlangsung

Remaja 13 tahun dilaporkan tenggelam di Sungai Kampar kawasan Kuok. Tim BPBD bersama warga masih…

1 hari ago