Categories: Nasional

Jalan Teluk Lanus-PenyengatÂ

SIAK (RIAUPOS.CO) — Dengan dibangunnya jalan Kampung Teluk Lanus – Penyengat menuju Kawasan Industri Tanjung Buton  dapat membuka isolasi kampung pesisir Kecamatan Sungai Apit disambut gembira oleh masyarakat setempat.

Pasalnya, selama ini masyarakat Kampung Teluk Lanus dan Penyengat di Dusun Mungkal untuk menuju ke kota kecamatan harus menempuh jalur laut menggunakan kapal atau pompong sehingga memakan waktu berjam-jam. Pemkab Siak pada 2020 mulai membangun jalan sepanjang 4 km  dari keseluruhan ruas jalan yang direncanakan menghubungkan Kampung Teluk Lanus-Kampung Penyengat sepanjang 68 km melalui dana DAK.

"Harapan masyarakat tentunya dibangunnya jalan Teluk Lanus-Penyengat dapat membuka isolasir yang selama ini untuk ke kota Kecamatan Sungai Apit," ujar Camat Sungai Apit Wahyudi, Kamis (7/11).

Wahyudi mengatakan, selain membuka isolasi, tentunya dengan dibangunnya jalan darat, juga bisa meningkatkan ekonomi masyarakat karena akses menuju ke kota sudah lancar. Saat ini harga jual komoditi petani sangat jauh murah daripada daerah yang bisa dilalui jalur darat seperti sawit, padi, karet, nenas, kelapa dan lainnya. 

"Mudah-mudahan dengan adanya pembangunan jalan ini juga bisa mendukung kawasan industri yang nantinya sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat, karena bisa membuka lapangan pekerjaan dan juga meningkatkan pendapatan masyarakat," ungkapnya.

Berapa waktu lalu Bupati Siak Alfedri sudah meninjau persiapan pembangunan proyek infrastruktur jalan Kampung Teluk Lanus-Penyengat di Dusun Mungkal untuk membangun jalan darat menuju Kawasan Industri Tanjung Buton.

Alfedri menjelaskan, rencana jangka panjang pembangunan infrastruktur jalan untuk membuka isolasi di Pesisir Kabupaten Siak, menyusul sudah dikantonginya izin pinjam pakai dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). 

"Pembangunan infrastruktur jalan ini diperkirakan memerlukan anggaran dana yang cukup besar karena kendalanya berada di lahan gambut dalam. Pengaspalan ruas jalan sepanjang 4 kilometer jadi prioritas untuk tahun depan melalui dana DAK," ungkapnya.(adv)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Pilkades Meranti 2026 Terancam Tertunda, Tiga Desa di Meranti Masih Kekurangan Calon

Tiga desa di Kepulauan Meranti masih kekurangan calon kepala desa untuk Pilkades 2026. Pendaftaran diperpanjang…

1 hari ago

Mandi di Sungai Kuantan Saat Pacu Jalur, Pasangan Suami Istri Terseret Arus

Pasangan suami istri terseret arus Sungai Kuantan saat mandi di tengah pacu jalur. Sang istri…

1 hari ago

SBK Apparel Siapkan Doorprize untuk Goweser Riau Pos

SBK Apparel mendukung Riau Pos Gowes Merdeka 2026 dan menyiapkan doorprize kulkas satu pintu untuk…

1 hari ago

PSPS Pekanbaru Sapu Bersih Tiga Laga Uji Coba, Modal Hadapi Championship 2026-2027

PSPS Pekanbaru meraih tiga kemenangan beruntun dalam laga uji coba dan mencetak enam gol sebagai…

1 hari ago

Baru Dua Pekan Ditimbun, Jalan Sontang-Duri Rusak Lagi hingga Bus Nyaris Terguling

Jalan Sontang-Duri kembali rusak setelah hujan, bahkan bus Pinem nyaris terguling. Warga meminta pemerintah segera…

1 hari ago

Pembangunan Simpang Arifin Achmad-Sudirman Dikebut, Ditargetkan Dibuka Akhir 2026

Pembangunan Simpang Arifin Achmad-Sudirman Pekanbaru sudah mencapai 30 persen dan ditargetkan rampung serta dibuka pada…

1 hari ago