Acha Septriasa (foto/int)
JAKARTA(RIAUPOS.CO) – Aktris Acha Septriasa tertantang memerankan profesi sebagai presenter infotainment. Meski membawakan program televisi bukanlah hal baru baginya.
Bagi pesohor kelahiran 1 September 1989 ini, menjadi presenter sebuah program televisi bukan hal mudah. Ia bahkan mengaku sempat canggung saat kembali menjadi pembawa acara.
“Gugup dengan vocabulary, kosakata, kata sambung atau kata opening dan bridging. Seperti misalnya kalimat, sesaat lagi, jangan kemana-mana. Agak canggung gitu,” ujar Acha Septriasa saat berbincang santai dengan wartawan. baru-baru ini.
Dalam program “Bibir Talia”, Acha tidak hanya sebagai presenter tetapi juga menjadi produser. Demi perannya itu, ia pun harus melakukan riset.
“Kalau riset sih lebih kepada gesture tubuh saja, nggak berlebihan juga. Jadi selain presenter, aku juga kan produser program infotainment tersebut, lebih fokus ke riset bagaimana menjadi produser di televisi saja karena masih ngeraba banget,” ujar Acha.
Namun, profesi itu bukan di kehidupan nyata Acha Septriasa. Melainkan perannya di film 99 Nama Cinta. Dalam film yang diproduksi MNC Pictures itu, ia berperan sebagai Talia, seorang presenter infotainment yang terkenal.
Dalam perjalanannya, ada masalah yang harus dihadapinya atas profesinya sebagai seorang presenter infotainment. Hal yang membuat pihak televisi memberikan perhatian adalah saat ada narasumber yang tidak terima dengan pemberitaan di program Bibir Talia. Narasumber tersebut tentu saja ingin memperkarakan masalah tersebut ke jalur hukum. Lalu, bagaimana nasib program Bibir Talia?
Bukan hanya cerita Acha Septriasa yang menjadi presenter infotainment, namun dalam film tersebut diceritakan juga sosok Talia yang akhirnya menemukan cinta sejatinya. Film 99 Nama Cinta dijadwalkan tayang di bioskop Tanah Air mulai 14 November 2019.(mg7)
Sumber: jpnn.com
Editor: Deslina
Bupati Inhu meminta OPD mendampingi UMKM mengurus sertifikat halal gratis agar pelaku usaha memanfaatkan program…
APHI Riau dan Fairatmos menggelar diskusi perdagangan karbon guna memperkuat kapasitas pemegang PBPH menyambut implementasi…
Speedboat SB Karya Budi karam diterjang ombak besar di perairan Mandah, Inhil. Berkat kesigapan nakhoda,…
Pemko Pekanbaru melantik 16 ASN dalam mutasi dan rotasi jabatan. Wali Kota Agung Nugroho menegaskan…
DLHK Pekanbaru menindak 29 pelanggar yang membuang sampah sembarangan selama Januari-Juni 2026. Denda Rp11,95 juta…
Seorang pemuda di Kampar diduga terjatuh ke Sungai Kampar usai melakukan aksi standing di atas…