Categories: Nasional

Menlu Saudi Bertemu Presiden Jokowi, Janji Tambah Kuota Haji

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Jemaah calon haji (JCH) yang belum masuk asrama haji harus benar-benar memperhatikan protokol kesehatan (prokes). Data dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes), jumlah JCH yang hasil swab PCR-nya positif kian banyak. Meskipun sebagian di antaranya sudah negatif dan diberangkatkan ke Saudi.

Perkembangan aspek kesehatan JCH tersebut disampaikan Kepala Pusat Kesehatan Haji (Puskeshaj) Kemenkes Budi Sylvana di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta, Selasa (7/6/2022). Dia menyampaikan, secara keseluruhan, sampai kemarin, ada 22 JCH yang hasil swab PCR-nya positif.

”Karena positif, tidak bisa masuk asrama haji dulu,” tuturnya.

Budi lantas memerinci sebaran JCH yang swab PCR-nya positif. Paling banyak berasal dari Embarkasi Solo (SOC) sebanyak 14 orang. Dari jumlah tersebut, 13 di antaranya sudah dinyatakan negatif dan telah diberangkatkan ke Saudi. Kemudian, dari Embarkasi Surabaya (SUB) ada empat JCH yang positif. Dari jumlah itu, tiga orang masih menjalani isolasi dan satu JCH telah diberangkatkan ke Saudi.

Kemudian, dari Embarkasi Jakarta (JKG) ada tiga orang yang positif. Lalu, dari Embarkasi Bekasi (BKS) ada satu orang JCH yang positif. Budi mengatakan, seluruh JCH yang positif dari embarkasi Jakarta dan Bekasi masih menjalani isolasi. Setelah hasil swab PCR mereka negatif, bisa diberangkatkan ke Saudi. Dengan catatan tersedia kursi kosong di kloter berikutnya.

Budi menyatakan, sebelum berangkat, JCH sebaiknya membatasi kegiatan di luar rumah. ”Kalau tidak mendesak sekali, sebaiknya di dalam rumah saja,” tuturnya.

Kalaupun harus keluar rumah, diminta tetap disiplin menerapkan prokes. Misalnya dengan memakai masker, rajin mencuci tangan, dan lainnya.

Kemudian, bagi JCH yang ingin menggelar tasyakuran atau walimatussafar, sebaiknya jauh-jauh hari sebelum jadwal masuk asrama haji. Sehingga saat masuk asrama haji tidak mengalami kendala hasil swab PCR.

”Kami ingatkan kembali, meski pandemi Covid-19 sudah melandai, semua tetap harus menerapkan protokol kesehatan,” tuturnya.

Budi lantas menyampaikan, sampai kemarin tercatat ada dua JCH yang menjalani perawatan di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Kota Madinah. Sedangkan jumlah JCH yang sudah mendarat di Madinah mencapai 7.054 orang. Untuk JCH yang meninggal, sampai kemarin satu orang. Budi menegaskan, pemerintah berkomitmen melakukan badal haji bagi JCH yang meninggal dunia tersebut.

Sementara itu, dari Madinah dikabarkan sejumlah aturan yang harus ditaati jemaah. Di antaranya adalah larangan merokok di sembarang tempat.

”Jangan sampai merokok di pelataran masjid. Nanti ditangkap,” ucap Kepala Daerah Kerja (Daker) Madinah Amin Handoyo.

Amin juga menjelaskan, jika merokok di kamar atau hotel, harus dilihat apakah ada alat sensor asapnya atau tidak. Dia mengatakan, pada dasarnya Saudi sangat ketat soal merokok. Sebab, mereka melarang merokok untuk warga di sana. Amin berharap JCH dari Indonesia bisa memahami aturan larangan merokok tersebut.

Pada bagian lain, Indonesia kembali meminta adanya penambahan kuota haji untuk tahun depan. Hal tersebut disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat bertemu dengan Menteri Luar Negeri (Menlu) Arab Saudi Faisal bin Farhan Al Saud kemarin pagi, yang kemudian ditegaskan kembali saat pertemuan antar-Menlu pada siangnya.

Menlu Retno Marsudi menyatakan, presiden mengapresiasi pelaksanaan haji tahun ini setelah dua tahun absen karena pandemi Covid-19. Terlebih, Indonesia mendapatkan kuota terbesar dibandingkan negara lain.

Selain itu, lanjut Retno, Jokowi menyampaikan soal rencana Indonesia membangun Indonesian House di Makkah. Pembangunan tersebut ditujukan untuk memberikan dukungan maksimal kepada jemaah umrah dan haji Indonesia.

”Kita minta dukungan dari otoritas pemerintah, dari Saudi, dan pesan ini akan disampaikan oleh Menlu Saudi kepada otoritas di Saudi Arabia,” imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, turut dibahas pencabutan larangan berkunjung ke Indonesia untuk warga Saudi oleh otoritas Saudi. Menurut Retno, kebijakan itu sesuai dengan situasi pandemi yang sebenarnya di Indonesia. Di mana Indonesia sendiri telah mendapat apresiasi dari banyak pihak, termasuk PBB, atas penanganan Covid-19.

Indonesia pun telah menyampaikan data-data mengenai penanganan Covid-19 ini kepada Saudi. Termasuk soal Indonesia menjadi tuan rumah salah satu perhelatan in person yang dihadiri lebih dari lima ribu orang.

”Dan alhamdulillah, setelah pertemuan kita tidak mendengar ada laporan yang signifikan mengenai dampak Covid-19 terhadap para peserta,” papar mantan Dubes RI untuk Belanda tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Menlu Faisal menjelaskan rencana ke depan Saudi. Dia mengatakan, apabila situasi membaik, kuota haji akan ditingkatkan. Pemerintah Saudi juga terus membangun fasilitas-fasilitas untuk mendukung pelaksanaan ibadah haji. Selain itu, Saudi mendukung presidensi Indonesia dalam G20. Dia berjanji datang dalam pertemuan tingkat Menlu di Bali pada bulan depan.(wan/mia/c9/oni/jpg

Sumber: Jawapos.com

Editor: Edwar Yaman

 

 

 

 

 

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Razia Gabungan di Sudirman, 117 Kendaraan Langsung Ditindak

Sebanyak 117 kendaraan ditindak dalam razia gabungan di Jalan Sudirman Pekanbaru, termasuk truk ODOL dan…

2 hari ago

UHTP Sembelih 4 Sapi Kurban, Daging Dibagikan untuk Warga dan Karyawan

Universitas Hang Tuah Pekanbaru menyembelih empat sapi kurban pada Iduladha 1447 H dan membagikannya kepada…

2 hari ago

Puluhan Tahun Rusak, Jalan Pesisir di Rumbai Segera Mulai Dibangun

Jalan Pesisir di Rumbai yang puluhan tahun rusak segera diperbaiki. Anggaran pembangunan mencapai Rp11,8 miliar.

2 hari ago

Lonjakan Penumpang Roro Bengkalis Terjadi Jelang Libur Akhir Pekan dan Iduladha

Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.

3 hari ago

Libur Iduladha, Masuk Wisata Danau Raja Rengat Gratis hingga 1 Juni

Pemkab Inhu menggratiskan tiket masuk, parkir, dan tempat jualan di Wisata Danau Raja Rengat selama…

3 hari ago

Satreskrim Polres Kampar Ringkus Komplotan Pencuri Sapi, Kerugian Capai Rp72 Juta

Polres Kampar menangkap tiga terduga pelaku pencurian empat ekor sapi milik warga Kuok dengan kerugian…

3 hari ago