polisi-dan-geng-narkoba-saling-tembak-28-orang-tewas
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Polisi menggerebek geng narkoba di permukiman kumuh Rio de Janeiro, Brasil pada Kamis (6/5). Sebanyak 28 orang tewas dalam operasi tersebut.
Penyergapan itu merupakan operasi paling mematikan yang pernah dilakukan petugas keamanan di kota Brasil.
"Intelijen membenarkan bahwa mereka yang tewas merupakan pengedar narkoba. Mereka menembaki petugas, untuk membunuh. Mereka disuruh untuk melawan," kata kepala Polisi Sipil Allan Turnowski, Jumat (7/5).
"Tiga jasad lainnya yang dievakuasi dari lokasi itu adalah pria yang terkait dengan kejahatan terorganisir," katanya.
Sebanyak 24 orang lainnya dan satu petugas polisi juga tewas dalam operasi di permukiman Jacarezinho, Rio de Janeiro utara.
Peristiwa berdarah itu menuai kritikan dari kelompok HAM termasuk Amnesty International, yang mengecam polisi atas insiden hilangnya nyawa yang memalukan dan tak dapat dibenarkan di permukiman yang mayoritas penduduknya berkulit hitam dan miskin.
Kantor HAM PBB pada Jumat mendesak penyelidikan independen dalam operasi tersebut. Juru bicara urusan HAM PBB Rupert Colville menyebutkan bahwa polisi menggunakan kekuatan yang tidak proporsional dan tidak perlu.
Sumber: Jpnn.com
Editor: Rinaldi
Pendaftaran calon pimpinan Baznas Riau periode 2026–2031 ditutup dengan 51 peserta. Seleksi administrasi dimulai sebelum…
Sidang perkara penggelapan Riau Pos mengungkap gaji Rida K Liamsi Rp200 juta per bulan dan…
BMKG Pekanbaru mendeteksi 115 titik panas di Riau pada Rabu (16/9/2026). Indragiri Hulu menjadi wilayah…
Houthi melancarkan serangan rudal dan drone ke tiga kota Arab Saudi. Sebanyak 13 warga terluka…
Disdukcapil Pekanbaru mengingatkan warga waspada penipuan online yang mencatut nama petugas dan meminta data pribadi…
Polres Siak membongkar sindikat SIM palsu lintas wilayah. Delapan tersangka diamankan, 48 blangko SIM bekas…