Categories: Nasional

Di Tengah Pandemi, Beberapa Film tentang Corona Digarap

BUENOS AIRES (RIAUPOS.CO) – Meski virus corona masih mewabah, beberapa sutradara dan produser masih terus bekerja memproduksi film. Yang menarik, ada dua film tentang virus corona yang sedang digarap oleh sutradara asal Argentina dan Kanada.

Sutradara asal Argentina, Eric Spade Rivas, tengah mengembangkan produksi film tentang  virus corona. Kabar ini dibagikan sendiri oleh sutradara serial Vamp Biker itu kepada Page Six.

Rivas mengungkapkan bahwa dirinya telah mulai memfilmkan meski para aktornya masih dalam masa isolasi. Pada awal proyek ini, ia merekam cuplikan dari kota kosong selama akhir pekan dari mobilnya.

Sementara para aktor –termasuk bintang porno Ron Jeremy dan Noel Ashman– mengirimkan video untuk diedit oleh Rivas.

Film itu diberi judul Duke of York dan mengisahkan seorang produser film yang mencoba menipu sutradara agar membunuh seorang aktor Asia. Hal itu dilakukan si produser untuk membalaskan dendam atas fenomena wabah Covid-19.

"Ini semacam sikap menentang xenophobia, dan juga tentang keputusasaan orang selama masa ini," papar Rivas.

Selain Rivas, sutradara asal Kanada, Mostafa Keshvari, juga mengadaptasi kejadian selama pandemi virus corona menjadi sebuah film berjudul Corona.

Dia mengatakan bahwa Corona akan menjadi film thriller dengan latar di dalam lift. Fokusnya adalah pandemi virus corona yang menjadi simbol eksplorasi ketakutan serta rasisme di antara para penghuni apartemen ketika terjebak di dalam lift.

Kisahnya tentang enam orang yang terjebak di dalam lift pada awal krisis Covid-19. Mereka langsung mencurigai salah satu tetangga baru asal Cina, diperankan Traei Tsai, akan menyebarkan virus corona.

Keshvari mengatakan bahwa para pemain berimprovisasi demi mendapatkan nuansa nyata ketakutan kala mereka terjebak bersama tetangga baru.

Ia juga mengungkap bahwa film tersebut dibuat sebelum virus corona dinyatakan sebagai pandemi. Film ini digunakan untuk menegaskan bahwa virus tak pernah membeda-bedakan korbannya.

"Itu dikenal sebagai virus Cina, tapi semua orang dapat terjangkit, jadi bukan hanya masalah satu ras. Sekarang, manusia harus bersatu untuk mengalahkan virus tersebut," tuturnya seperti dilansir The Hollywood Reporter.

Keshvari kemudian berkata, "Ketakutan atas kemungkinan kehilangan orang yang dicintai juga menambah unsur pembuatan film."

Keshvari mengatakan film indie itu awalnya dibayangkan hanya tayang di festival-festival film. Namun, ia sekarang sedang mencari platform streaming yang pas untuk menjadi "rumah" bagi film barunya.

Sementara itu, disebut Aceshowbiz, film tentang Corona garapan Rivas belum diketahui jadwal serta rencana penayangannya.

Sumber: CNN/The Hollywood Reporter/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Hilal Syawal Belum Terlihat Rabu Malam, Pemerintah Arab Saudi Tetapkan Idulfitri Jumat 20 Maret

Hilal belum terlihat, Arab Saudi tetapkan Syawal Jumat 20 April 2026

2 hari ago

Viral! Penjambret di Pekanbaru Rampas Uang Santunan Anak Yatim

Aksi penjambretan uang santunan anak yatim di Pekanbaru viral. Pelaku berpura-pura bertanya sebelum merampas amplop…

3 hari ago

Jelang Lebaran, Jalan Teluk Leok Mulai Diperbaiki, Warga Bisa Segera Melintas

Pemko Pekanbaru mempercepat perbaikan jalan rusak jelang Idulfitri. Jalan Teluk Leok ditargetkan bisa dilalui aman…

3 hari ago

Jelang Idulfitri, 2.401 Guru di Pekanbaru Dapat Insentif Ramadan

Pemko Pekanbaru salurkan insentif Ramadan kepada 2.401 guru. Guru honor komite dapat tambahan hingga Rp600…

3 hari ago

Antrean Panjang, Pembelian Dibatasi: Warga Bengkalis Keluhkan BBM

SPBU di Bantan, Bengkalis batasi pembelian BBM subsidi maksimal Rp200 ribu. Kebijakan ini menuai keluhan…

3 hari ago

38 Calon Komisioner KI Riau Lanjut Tes, Simak Jadwal dan Lokasinya!

Sebanyak 38 peserta lolos seleksi administrasi calon anggota KI Riau 2026–2029 dan berhak mengikuti tes…

3 hari ago