Categories: Nasional

Praktisi Hukum Singgung Soal Kebijakan Penyebab Kerugian Jiwasraya

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Para tersangka dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya tengah menjalani pemeriksaan dan pemberkasan jelang pelimpahan kasus ke pengadilan. Tersangka sendiri tidak banyak berkomentar soal pemeriksaan tersebut. Namun, pihak salah satu tersangka yakni Benny Tjokrosaputro menyinggung soal pengenaan pasal tindak pidana korupsi terhadap dirinya.

Beberapa hari yang lalu usai menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Agung, Benny sempat menyinggung soal kepemilikan saham Jiwasraya di PT Hanson International tidak sampai 2 persen. Dia juga meminta penegak hukum mengusut emiten-emiten swasta maupun BUMN yang sejatinya terkait dalam kasus dugaan korupsi yang merugikan Jiwasraya ini.

Praktisi hukum Benny sendiri menilai bahwa peran Benny di sini tidak signifikan karena penurunan saham yang terjadi bukan atas kemauannya. Melainkan, saham PT Hanson International yang dimiliki Jiwasraya anjlok dan akhirnya menyebabkan kerugian.

“Garis besarnya ada penurunan saham yang menyebabkan kerugian sekitar Rp 17 triliun, tapi kita tidak boleh lupa kenapa ada penurunan saham itu,” jelas Ricky Vinando selaku praktisi hukum pihak Benny, Sabtu (7/3).

Ricky menjelaskan, kondisi saham PT Hanson International masih baik hingga September 2019. Dengan harga saham berkisar Rp 98-100 rupiah per lembarnya. Namun, harga per lembar saham itu menurun drastis menjadi sekitar Rp 50 mulai akhir Oktober 2019. Ricky menyinggung penurunan itu terjadi tidak lain karena teguran Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada PT Hanson International terkait penerbitan medium term note (MTN).

Teguran itu, lanjut dia, dilayangkan karena PT Hanson International dianggap bank gelap. Padahal praktik MTN bisa dilakukan oleh perusahaan mana pun. “Sama seperti obligasi, semua perusahaan boleh. Ini bukan produk bank,” lanjutnya. Karena harga saham per lembar yang turun itulah kemudian dianggap MTN PT Hanson International sebagai kerugian negara.

Dengan alasan tersebut, Ricky menampik bahwa ada rencana membobol Jiwasraya seperti yang disangkakan pada Benny. Alih-alih, dia menduga kerugian saham ini muncul karena adanya teguran OJK tersebut. “Jadi nggak benar soal sudah ada rencana pembobolan Jiwasraya sebagaimana pernyataan Kejagung beberapa hari yang lalu,” paparnya.

Sebelumnya, Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah menyatakan bahwa Kejagung menemukan dugaan adanya kesengajaan untuk membuat Jiwasraya merugi. Kesengajaan yang dimaksud adalah dengan adanya saham yang semula berharga tinggi namun tiba-tiba anjlok. Febrie menyatakan bahwa kemungkinan besar jual beli saham yang merugikan ini dilakukan by design.

Sementara ini, penyidik masih mencoba mencari keterkaitan antara rekening Benny dengan kasus ini. Febrie menerangkan beberapa hari terakhir penyidik melakukan pendalaman ke Bank Mayapada. “Masih ada keterkaitan mungkin sebagai nasabah. Tapi keterlibatannya belum. Kalau dalam bisnis pasti bercampur, jadi harus kita pastikan ke PPATK,” jelasnya Jumat (6/3).

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

APBD Terbatas, Meranti Andalkan Program IJD untuk Benahi 9,6 Km Jalan

Pemkab Kepulauan Meranti mengusulkan tiga ruas jalan sepanjang 9,6 km masuk program IJD dengan kebutuhan…

15 jam ago

Kabut Asap Karhutla Kembali Selimuti Pekanbaru, Polusi Tertinggi Ketiga di Indonesia

Kabut asap karhutla masih menyelimuti Pekanbaru. Kualitas udara memburuk, AQI mencapai 171 dan 156 titik…

17 jam ago

Bentrokan Konflik Lahan 80 Hektare di Kuansing, 9 Orang Terluka

Bentrokan dua kelompok terkait konflik lahan 80 hektare terjadi di Kuansing. Sembilan orang terluka dan…

17 jam ago

Jalan Sontang-Duri Kembali Berlumpur, Truk Bermuatan Berat Banyak Terjebak

Jalan Sontang-Duri kembali rusak setelah hujan menggerus timbunan. Truk bermuatan berat kesulitan melintas dan terjebak…

17 jam ago

Erupsi 4 Gunung Bikin 8 Bandara Ditutup, 35 Penerbangan Pekanbaru-Jakarta Batal

Erupsi empat gunung mengganggu penerbangan. Sebanyak 35 penerbangan dari dan ke Pekanbaru batal setelah delapan…

17 jam ago

Distribusi Tersendat, Semen di Rohul Langka hingga Warga Harus Antre

Kelangkaan semen di Rohul hampir sebulan membuat warga harus booking. Omzet toko bangunan turun hingga…

17 jam ago