Categories: Nasional

Istri Otaki Pembunuhan Hakim PN Medan

MEDAN (RIAUPOS.CO) — Polda Sumut menggelar ekspose perkara terkait pembunuhan Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan Jamaluddin di Mapolda Sumatera Utara, Rabu (8/1).

Polisi juga menghadirkan ZH, 41, istri Jamaluddin yang menjadi otak pembunuhan humas PN Medan. ZH hanya tertunduk lesu saat diboyong ke Mapolda Sumut.

Mengenakan baju oranye bersama dua tersangka lainnya, JP (42) warga Medan Denai dan RF (29) warga Medan Tuntungan, ZH hanya menundukkan kepalanya.

ZH sendiri adalah istri kedua Jamal setelah bercerai dari istri pertama. Jamal menikahi ZH tahun 2011 dan sudah dianugerahi seorang putri.

Berdasarkan informasi yang beredar, ZH membunuh Jamal karena cemburu setelah menduga sang suami selingkuh juga tentang cinta segitiga.

Di mana ZH dan salah satu tersangka, JP, menjalin hubungan asmara. Bahkan, ZH yang menjadi dalangnya disebutkan pernah berniat membunuh Jamaluddin, Maret 2019, namun gagal karena orang yang disuruh menolak.

Kapolda Sumut, Irjen Pol Martuani Sormin sendiri belum mau membeber motif secara rinci. Namun, dia menegaskan pembunuhan ini dilatarbelakangi karena masalah keluarga.

“Motif sedang dialami penyidik tapi kami menduga ini akan dibuktikan penyidikan adalah masalah keluarga. Soal masalah keluarga belum kami dalami, sementara penyidik berkesimpulan ini masalah keluarga,” jelasnya di Mapolda Sumut, Rabu (8/1/2020).

Martuani mengatakan saat ini persoalan yang dihadapi penyidik adalah dukungan alat bukti karena para pelaku menggunakan alat-alat komunikasi yang tidak biasa.

“Sehingga penyidik kesulitan mendudukan kasus ini, tetapi dengan bantuan laboratorium forensik Mabes Polri, Direktorat Cyber Crime Mabes Polri sehingga penyidik memiliki infomasi tambahan yang bisa menguatkan untuk kasus ini direkontruksi sebagai kasus pembunuhan berencana,” bebernya.

Dikatakan Martuani, ZH sebagai otak pelaku menjalankan aksinya dibantu RF serta JP. ZH membekap suaminya hingga tewas di dalam rumah mereka di Perumahan Royal Monaco, Blok B No 22, Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor.

“Alat bukti adalah milik korban seluruhnya yang diangkat dari TKP, kemudian ada mobil. Apa yang kami sampaikan bisa dipertangungjawabkan. Mulai dari bedcover, sarung bantal yang digunakan, kemudian sepatu, sepatu milik tersangka dibakar, satu lagi akan dicari,” timpalnya.

Untuk menjadikan status tersangka ketiganya setelah pemeriksaan secara maraton adalah ada bukti kuat berupa hasil laboratorium forensik. “Yang mengatakan bahwa pelaku ada komunikasi dengan istri korban,” timpalnya.

“Pelaku boleh menyangkal boleh ingkar, silahkan penyidik memiliki bukti yang cukup kuat, kami akan melakukan penahanan mulai hari ini,” tandasnya.

Soal dugaan ZH yang sebelumnya pernah berniat membunuh Jamal, Martuani tak membantah namun tak juga menegaskan. “Namanya rumah tangga ada saja cecok, segala kalimat dikeluarkan. Mungkin ini rumor ini berkembang karena ada tenggang watu yang cukup lama untuk penyidik mengungkap kasus ini,” jelasnya.

Terkait berapa kedua pelaku dibayar ZH, Martuani juga belum mau mengungkap. “Dua tersangka lain ini perlu didalami berapa upahnya,” tegasnya.

Sebelumnya, Martuani Sormin menegaskan kasus ini sebagai pembunuhan berencana. “Bukan pembunuhan biasa, tetapi pembunuhan berencana,” ungkap Martuani.

Martuani mengatakan Jamal dibunuh istrinya di dalam kamar dengan membekap hingga tak lagi bernafas. Pembunuhan itu dilakukan di dalam kamar di kediaman mereka di Perumahan Royal Monaco, Blok B No 22, Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor.

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Bupati Inhu Dorong UMKM Urus Sertifikat Halal Gratis, OPD Diminta Aktif Dampingi

Bupati Inhu meminta OPD mendampingi UMKM mengurus sertifikat halal gratis agar pelaku usaha memanfaatkan program…

2 jam ago

APHI Riau Dorong Pelaku Usaha Hutan Garap Peluang Bisnis Karbon Lewat Aturan Baru

APHI Riau dan Fairatmos menggelar diskusi perdagangan karbon guna memperkuat kapasitas pemegang PBPH menyambut implementasi…

3 jam ago

Diterjang Ombak Besar, Speedboat Rute Kuala Tungkal–Sungai Guntung Karam, Seluruh Penumpang Selamat

Speedboat SB Karya Budi karam diterjang ombak besar di perairan Mandah, Inhil. Berkat kesigapan nakhoda,…

5 jam ago

16 ASN Pemko Pekanbaru Resmi Dilantik, Wako Agung: Kinerja Akan Terus Dievaluasi

Pemko Pekanbaru melantik 16 ASN dalam mutasi dan rotasi jabatan. Wali Kota Agung Nugroho menegaskan…

7 jam ago

Masih Nekat Buang Sampah Sembarangan, 29 Pelanggar di Pekanbaru Ditindak DLHK

DLHK Pekanbaru menindak 29 pelanggar yang membuang sampah sembarangan selama Januari-Juni 2026. Denda Rp11,95 juta…

7 jam ago

Aksi Standing di Jembatan Rantau Berangin Berujung Petaka, Pemuda Kampar Jatuh ke Sungai Kampar

Seorang pemuda di Kampar diduga terjatuh ke Sungai Kampar usai melakukan aksi standing di atas…

7 jam ago