PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Tumpukan sampah yang menggunung hingg ke ruas Jalan Soekarno Hatta. Tepatnya di depan Pasar Pagi Arengka, kembali dikeluhkan warga. Pasalnya, aroma tak sedap ke luar dari gunungan sampah setinggi satu meter lebih itu.
Ahad (6/12), para pengendara roda empat dan dua harus bergantian untuk dapat melintas di Jalan Soekarno Hatta. Akibat timbunan sampah yang terlambat untuk diangkut dan menjorok ke badan jalan.
Wira, salah seorang pejalan kaki merasa resah dengan kondisi tersebut. "Terganggu kali dengan tumpukan sampah ini. Mungkin kalau diangkutnya lebih subuh lagi, tidak akan seperti ini," ucapnya.
Hal yang sama juga diungkapkan oleh Edo, salah seorang pengendara roda dua.Menurutnya, tapi juga warga sekitar juga punya andil terkait menumpuknya sampah di titik itu. Pasalnya, meskipun sudah sering diperingatkan petugas pengangkut sampah, masyarakat tetap membuang di luar jamnya.
Menanggapi keluhan warga tersebut, Camat Marpoyan Damai Junaedy SSos MSi, belum lama ini mengatakan, pihaknya terus mensosialisasikan kepada masyarakat. Untuk tertib dalam melakukan pembuangan sampah. Agar tidak mengganggu masyarakat lainnya.
"Kami mengimbau seluruh masyarakat Kecamatan Marpoyan Damai untuk bersama-sama membuang sampah tepat waktu pukul 19.00 hingga 05.00 di tempat pembuangan sampah (TPS) sementara yang terdapat di depan Pasar Pagi Arengka. Jangan lagi membuang sampah di lahan kosong milik warga," imbaunya.(ayi)
Turnamen Tenis Piala PTPN IV 2026 di Pekanbaru berakhir meriah, diikuti ratusan peserta dan jadi…
Pemprov Riau gelar pasar murah di Pekanbaru dan Kampar untuk jaga harga dan stok bahan…
Lubang di flyover Sudirman Pekanbaru membahayakan pengendara dan berisiko picu kecelakaan, warga minta segera diperbaiki.
Sebanyak 19.709 siswa SD di Pekanbaru mengikuti TKA yang digelar bertahap di 311 sekolah dengan…
Galangan kapal PT MNS di Siak mulai dibangun dengan investasi Rp300 miliar dan diperkirakan menyerap…
Sebanyak 438 CJH Pekanbaru diberangkatkan 23 April 2026. Wako Agung Nugroho lepas langsung, jemaah lebih…