Categories: Nasional

Najwa Tolak Beri Indentitas, PSSI ke Jalur Hukum

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Jurnalis Najwa Shihab menyatakan menolak membuka identitas narasumber pengaturan skor yang tayang di program Mata Najwa episode "PSSI Bisa Apa Jilid 6".

Pernyataan Najwa merespons rencana PSSI menempuh jalur hukum untuk mendapatkan identitas pihak pengatur skor yang bersaksi dan tayang di Mata Najwa.

"Saya menolak permintaan tersebut karena menghormati hak narasumber yang menghendaki anonim," kata Najwa dalam Instagram resminya @najwashihab, dikutip Minggu (7/11).

Najwa menjelaskan bahwa Undang-undang (UU) Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers memberikan pers "hak tolak".

Hak tolak, kata Najwa, adalah hak wartawan untuk menolak mengungkapkan nama atau identitas lainnya dari sumber berita. Ia mengingatkan bahwa hak tolak yang melekat pada kerja jurnalistik tidak serampangan diberikan kepada pers.

Selain diatur UU, hak tolak juga terdapat dalam Kode Etik Jurnalistik yang telah disahkan Dewan Pers, yang bertujuan untuk melindungi keamanan narasumber dan keluarganya.

"Jadi, hak tolak ini memang untuk menjamin kemerdekaan pers, juga memungkinkan pers menjangkau informasi penting yang mungkin tidak akan pernah bisa diungkap kepada publik jika narasumber tak mendapat proteksi memadai," kata dia.

Di sisi lain, Najwa menjelaskan bahwa program Mata Najwa sejak 10 tahun terakhir kerap mengangkat soal dugaan skandal yang terjadi di PSSI. Sejak kepemimpinan Nurdin Halid hingga saat ini dinilai sangat ruwet.

"Dan bikin sumpek," ujarnya.

Ia menyebut episode "PSSI Bisa Apa Jilid 6" merupakan kritik terhadap PSSI. PSSI, kata dia, sebetulnya memiliki sumber daya berlimpah, akses yang mencukupi untuk memperbaiki kekacauan sepakbola, termasuk dalam pengaturan skor.

Ia juga mengatakan para pelaku yang sudah disanksi dalam kasus Perserang sudah sangat cukup sebagai pintu masuk untuk menggeledah sampai ke akarnya.

"Bahwa kepolisian harus memainkan perannya, itu sudah sangat jelas, sama jelasnya dengan peran dan tanggung jawab yang mestinya dipenuhi PSSI," kata Najwa.

Sebelumnya, Ketua Komite Wasit PSSI Ahmad Riyadh memiliki rencana menempuh jalur hukum untuk mendapatkan identitas pengatur skor yang tayang di Mata Najwa episode "PSSI Bisa Apa Jilid 6.

Dalam program berjudul "PSSI Bisa Apa Jilid 6: Lagi-Lagi Begini", oknum wasit yang memakai nama samaran Mr Y mengungkap bahwa dugaan praktik pengaturan skor juga terjadi di Liga 1 musim 2021-2022.

Sumber: JPNN/News/CNN/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Tabrakan Beruntun 10 Mobil di Lampung Akibat Asap Tebal, 2 Orang Meninggal

Kecelakaan beruntun melibatkan 10 kendaraan terjadi di Jalan Lintas Pantai Timur Sumatera, Tulang Bawang, Lampung…

2 jam ago

Persidangan Korupsi Kuansing Ungkap Mantan Kabag Umum Punya Rekening Rp2,9 Miliar

Persidangan perkara korupsi mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap transaksi bernilai total Rp2,9 miliar di dua…

8 jam ago

Teras Lantai Enam Gedung Kejati Riau Terbakar, DPKP Pekanbaru Bawa Enam Mobil Pemadam

Kebakaran melanda teras lantai enam Gedung Kejati Riau akibat dugaan korsleting listrik, petugas DPKP Pekanbaru…

9 jam ago

Siap Rebut Trofi Kemenangan, SMA Kalam Kudus Pekanbaru Sambut Roadshow Honda DBL 2026

Tim roadshow Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau hadir menyapa para pelajar SMA…

22 jam ago

Jembatan Sarang Elang Kecil di Batang Peranap Roboh, Dinas PUPRPKP Inhu Cari Solusi Penanganan

Dinas PUPRPKP Kabupaten Indragiri Hulu mencari solusi anggaran senilai Rp500 juta usai Jembatan Sarang Elang…

23 jam ago

Pameran Budaya Internasional 2026 UIN Suska Riau Suguhkan Roti Canai Hingga Teh Tarik Khas Malaysia

Konsulat Malaysia di Pekanbaru menggelar Pameran Kebudayaan Internasional 2026 di UIN Suska Riau dengan menyuguhkan…

23 jam ago