Categories: Nasional

Kondisi Mulai Membaik, Riski Mencari Keluarganya di Duri

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Kasus yang terjadi pada Riski korban penganiayaan oleh pengasuhnya pada Maret 2019 lalu menyorot perhatian publik. Bagaimana tidak, bocah yang menurut hasil forensik berusia 8 tahun itu dianiaya dan tinggal di kandang ayam.

Beruntung, sejak mendapat perawatan dari RS Bhayangkara dan Balai Rehabilitasi Sosial dan Anak yang Memerlukan Penanganan Khusus (BRSAMPK) dengan bantuan psikolog serta bantuan obat dan dokter di RS Jiwa Tampan, kondisinya sudah semakin membaik.

Pihak BRSAMPK pun terus mencari seluk-beluk keluarganya. Terlebih pihak P2TP2A yang membawa Riski untuk mendapat perawatan khusus di BRSAMPK.

Menurut keterangan Kepala Seksi Layanan Rehabilitasi Sosial, Muhammad Toher, pasien yang dirawat di BRSAMPK menurut peraturan hanya enam bulan. Namun tidak menutup kemungkinan jika terminasi belum berhasil ditemukan keluarga maka korban masih bisa tinggal di BRSAMPK.

“Sekarang para pekerja BRSAMPK membawa Riski ke Duri untuk membantu mencari keluarganya. Barangkali ia ada teringat tentang masa kecilnya di Duri,” ucapnya kemarin.

Lebih lanjut, sebelumnya BRSAMPK sudah mencoba mendatangi pelaku Irwan yang berada di sel. Menurut keterangannya, keluarganya tinggal di Duri sebelum memutuskan pergi ke Pelalawan.

“Kami sudah diberi tahu Irwan, identitas tetangga baik nama ataupun alamatnya. Semoga dari keterangan tetangganya bisa ditemukan jalan keluar tentang keberadaan orangtuanya maupun keluarganya,” jelasnya.

Hal yang menyulitkan, karena barang bukti milik Irwan seperti hp sudah dimusnahkan. Jadi perlu ektra untuk mencari keberadaan orangtua maupun keluarga. Menurutnya, perlu bantuan semua pihak untuk mencari keluarganya.

“Alhamdulillah Riski semakin hari perkembangannya semakin membaik, baik tingkah laku, sopan santun dan lainnya,” ujarnya.(*3)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Antrean Bio Solar Mengular ke Badan Jalan Dishub Pekanbaru Minta Pengelola SPBU Bekerja Sama

Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru mendesak pengelola SPBU untuk aktif mengatur antrean bio solar yang meluber…

6 jam ago

Rumah Camat Merbau Hangus Terbakar di Teluk Belitung

Rumah milik Camat Merbau Wan Jumiati di Jalan Rambutan, Kelurahan Teluk Belitung, hangus terbakar pada…

6 jam ago

Verifikasi Berkas 153 Calon Kades di 54 Desa se-Rohul Diumumkan 27-28 Oktober 2026

Dinas PMPD Kabupaten Rokan Hulu mengingatkan panitia Pilkades serentak di 54 desa untuk menjaga netralitas…

12 jam ago

Aroma Busuk Mirip Telur dan Gas Bocor Resahkan Warga, DLHK Pekanbaru Telusuri Sumber Bau

DLHK Kota Pekanbaru menurunkan tim ke sejumlah kecamatan guna menelusuri sumber bau menyengat menyerupai gas…

13 jam ago

Kabur Usai Cabuli Murid Oknum Guru di Pelalawan Diburu Polisi dan Masuk DPO

Polres Pelalawan menetapkan oknum guru berinisial HS sebagai DPO atas dugaan kejahatan seksual terhadap murid…

13 jam ago

Dikukuhkan Jadi Guru Besar Unri, Prof Yesi Soroti Peran Akuntansi Manajemen di BUMDes

Prof Yesi Mutia Basri SE MSi Ak CA PhD resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar bidang…

14 jam ago