Categories: Nasional

Empat Pintu Masuk Sungai Hijau Ditutup, Tim Gugus Tugas Cegah Klaster Baru di Riau

BANGKINANG (RIAUPOS.CO) – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Kampar memastikan pada sore hari ini objek wisata pemandian Sungai Hijau yang berada di Kecamatan Salo sudah ditutup. Kepala Disbudpar Kabupaten Kampar Zulia Dharma menyebutkan, saat ini seluruh pintu masuk Sungai Hijau itu sekitar pukul 9.00 WIB, Ahad (7/6/2020) pihak pengelola tidak dibenarkan lagi menerima pengunjung.

''Semuanya ada empat pintu, keempat-empatnya ditutup semua. Sejak Kami datang sekitar pukul 9.00 WIB, mereka tidak menerima pengunjung lagi sampai batas yang ditetapkan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kampar. Ini mereka (Dinkes, red) evaluasi,'' sebut Zulia.

Rencana penutupan ini sudah menjadi agenda bersama Camat Salo, Babinsa dan Babinkamtibmas setempat semenjak malamnya. Namun baru pada paginya Tim Gugus Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Kampar mendatangi lokasi. Tim gabungan Dinkes, Satpol PP Kampar, BPBD Kampar bersama Dinasbudpar Kampar dan Upika Salo datang ke lokasi.

Sementara itu, Kepala Dinkes Kampar Dedi Sambudi menyebutkan, seluruh pintu objek wisata pemandian Sungai Hijau ditutup hingga proses pengecekan selesai. Tim Gugus, menurut dia, juga akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mencegah Sungai Hijau menjadi cluster baru penyebaran Covid-19. 

Hal ini setelah seorang warga Natuna dilaporkan positif dan ternyata sempat dua kali singgah ke Sungai Hijau pada tanggal 26 dan 28 Mei 2020 lalu.

''Penutupan akan dilakukan sampai selesai proses checking dan penanggulangan serta sampai mereka memenuhi syarat protokol kesehatan. Sesuai edaran Bupati itu, objek wisata harus dengan ketat mematuhi protokol kesehatan. Pengunjung harus kenakan masker, sediakan tempat cuci tangan dan lainnya,'' beber Dedi yang juga Juru Bicara Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Kampar ini.

Dedi menyebutkan, pihaknya saat ini memang belum mengetahui pintu sungai hijau yang mana yang dikunjungi pasien positif Covid-19 selama dua hari tersebut. Makanya seluruh pintunya diputuskan untuk ditutup. Dedi juga mengaku belum mendapat informasi dengan siapa dan berapa banyak rombongan yang datang bersama pasien berindentitas Natuna tersebut. 

“Kami masih koordinasi dengan Provinsi soal jam-jam berapa dia kesana, pintu yang mana dan dengan siapa dia kesana. Makanya pasien ini Kami tanya pelan-pelan dululah. Yang jelas lokasinya sudah Kami diamankan,'' sebut Dedi.

Dedi kembali mengingatkan soal kewajiban pengelola destinasi wisata agar mematuhi Protokol Kesehatan Covid-19. Bila tidak mematuhi hal itu, Dedi mempersilahkan tutup pelayanan saja. Apalagi menurut Dedi, Bupati Kampar sudah mengeluarkan edaran terkait hal itu. 

“Kami harap seluruh pihak mematuhinya,'' tutup Dedi. 

Laporan: Hendrawan (Bangkinang)

Editor: Eka G Putra

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Tiga Bulan Belajar di Dunia Media, Mahasiswa Unri Rampungkan Program Magang Berdampak di Riau Pos

Mahasiswa Unri sukses menyelesaikan program Magang Berdampak selama tiga bulan di Riau Pos dengan bekal…

15 jam ago

Tangis dan Bangga Warnai Pelepasan 250 Siswa SMPN 25 Pekanbaru

Pelepasan 250 pelajar kelas IX SMPN 25 Pekanbaru berlangsung khidmat, meriah, dan penuh suasana haru.

15 jam ago

Sewa Lima Hari, Mobil Malah Digelapkan, Pasutri Berakhir Ditangkap

Pasutri di Tapung ditangkap polisi setelah diduga menggelapkan mobil rental yang tak dikembalikan kepada pemiliknya.

15 jam ago

Pantai Solop Diawasi Ketat Saat Iduladha, Maksiat dan Narkoba Jadi Perhatian

Pengawasan di Pantai Solop diperketat selama libur Iduladha untuk mencegah maksiat, miras, narkoba dan perilaku…

15 jam ago

Korupsi Bibit Kopi Liberika di Meranti, Kerugian Negara Rp663 Juta Berhasil Dipulihkan

Kejari Kepulauan Meranti berhasil memulihkan kerugian negara Rp663 juta dari kasus korupsi pengadaan bibit kopi…

16 jam ago

Kursi Kadis PUPR Riau Berganti, SF Hariyanto Tunjuk Zulfahmi Jadi Plt

SF Hariyanto menunjuk Zulfahmi sebagai Plt Kadis PUPR-PKPP Riau untuk penyegaran dan percepatan pembangunan infrastruktur.

16 jam ago