warga-rantau-kasih-keluhkan-kondisi-jalan
BANGKINANG (RIAUPOS.CO) – Puluhan tahun warga Rantau Kasih, Kecamatan Kampar Kiri Hilir tidak pernah menikmati jalan beraspal menuju kampung halaman mereka. Sejak mereka diminta pindah ke kawasan seberang sungai puluhan tahun silam, jangankan mendapatkan fasilitas jembatan, jalan pun belum mendapatkan pengerasan. Hal ini juga diakui Kepala Desa Rantau Kasih, Radison.
Radison menyebutkan, hampir setiap tahun pembangunan jalan lintas Rantau Kasih, baik di seberang maupun belasan kilometer menjelang rakit penyeberangan, belum tersentuh pembangunan. Setiap hari dirinya mendengarkan keluhan dari warga. Hanya saja, jalan tersebut bukanlah jalan desa yang bisa dibangun begitu saja.
''Jalan desa kami lebih sepanjang 9 kilometer masih jalan tanah. Bila hujan kondisinya akan becek dan berlumpur. Dan bila musim panas akan dipenuhi oleh debu. Kondisinya sangat mengganggu kelancaran transportasi, baik musim hujan maupun musim kemarau, padahal di sini merupakan jalan lintas,'' kata Radison, Selasa (5/1).
Radison menyebutkan, bukan hanya warga Rantau Kasih yang menggunakan jalan tersebut. Banyak pengendara saban hari hilir mudik dari perbatasan Pelalawan dan Kuansing.(end)
Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru mendesak pengelola SPBU untuk aktif mengatur antrean bio solar yang meluber…
Rumah milik Camat Merbau Wan Jumiati di Jalan Rambutan, Kelurahan Teluk Belitung, hangus terbakar pada…
Dinas PMPD Kabupaten Rokan Hulu mengingatkan panitia Pilkades serentak di 54 desa untuk menjaga netralitas…
DLHK Kota Pekanbaru menurunkan tim ke sejumlah kecamatan guna menelusuri sumber bau menyengat menyerupai gas…
Polres Pelalawan menetapkan oknum guru berinisial HS sebagai DPO atas dugaan kejahatan seksual terhadap murid…
Prof Yesi Mutia Basri SE MSi Ak CA PhD resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar bidang…