warga-rantau-kasih-keluhkan-kondisi-jalan
BANGKINANG (RIAUPOS.CO) – Puluhan tahun warga Rantau Kasih, Kecamatan Kampar Kiri Hilir tidak pernah menikmati jalan beraspal menuju kampung halaman mereka. Sejak mereka diminta pindah ke kawasan seberang sungai puluhan tahun silam, jangankan mendapatkan fasilitas jembatan, jalan pun belum mendapatkan pengerasan. Hal ini juga diakui Kepala Desa Rantau Kasih, Radison.
Radison menyebutkan, hampir setiap tahun pembangunan jalan lintas Rantau Kasih, baik di seberang maupun belasan kilometer menjelang rakit penyeberangan, belum tersentuh pembangunan. Setiap hari dirinya mendengarkan keluhan dari warga. Hanya saja, jalan tersebut bukanlah jalan desa yang bisa dibangun begitu saja.
''Jalan desa kami lebih sepanjang 9 kilometer masih jalan tanah. Bila hujan kondisinya akan becek dan berlumpur. Dan bila musim panas akan dipenuhi oleh debu. Kondisinya sangat mengganggu kelancaran transportasi, baik musim hujan maupun musim kemarau, padahal di sini merupakan jalan lintas,'' kata Radison, Selasa (5/1).
Radison menyebutkan, bukan hanya warga Rantau Kasih yang menggunakan jalan tersebut. Banyak pengendara saban hari hilir mudik dari perbatasan Pelalawan dan Kuansing.(end)
Kemenag, Baznas, dan BPJS Ketenagakerjaan beri perlindungan JKK dan JKM bagi dai 3T di Riau…
Pemko Pekanbaru targetkan 5.000 warga ikuti Petang Belimau, lepas 10.000 bibit patin di Sungai Siak…
Pemuda Padel resmi hadir di Pekanbaru dengan lima lapangan standar internasional dan program latihan bersama…
JNE rayakan Imlek 2577 dengan barongsai, bagi angpau, dan promo ongkir hingga 77 persen, termasuk…
Honda Bikers Fun Motour Camp 2026 di Kampar diikuti 100 bikers Hobiku, padukan touring, camping,…
BPJS Kesehatan keluarkan Rp50,2 triliun untuk 59,9 juta kasus penyakit kronis sepanjang 2025, jantung tertinggi.