Categories: Nasional

Disdikbud Larang Sekolah Libur setelah Ujian

DUMAI (RIAUPOS.CO) – PEMERINTAH Kota Dumai melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Dumai mengeluarkan surat penting Nomor  420/3.325.04/DISDIKBUD-SEKR tentang kegiatan proses belajar mengajar (PBM) tahun 2021/2022 mengacu pada Surat Edaran  Sekretaris Jendral Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi nomor 29 tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 pada saat Natal dan tahun baru (Nataru).

Disdikbud mengimbau agar sekolah dari tingkat PAUD, TK, SD dan SMP tidak meliburkan khusus anak didiknya  selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru). Periode itu mulai 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022 mendatang.

"Sekolah dilarang memberlakukan libur sekolah setelah ujian," kata Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Dumai Hj Yusmanidar ketika dikonfirmasi akhir pekan kemarin.

Pembagian rapor semester ganjil ditetapkan pada tanggal 8 Januari 2022 dengan tanggal rapor 20 Desember 2021. Proses belajar mengajar di sekolah agar selalu memprioritaskan protokol kesehatan dengan senantiasa menggunakan masker dan tidak melakukan berkerumunan.

"Kita akan terus memantau aktivitas belajar mengajar untuk melihat apakah sekolah ada yang meliburkan anak didiknya usai menjalani ujian. Sebab surat Sekjen Kemendikbud Riset dan Teknologi tegas mengatakan tidak meliburkan secara khusus kegiatan pendidikan di satuan pendidikan selama periode Nataru pada tanggal 24 Desember 2021 sampai 2 Januari 2022," kata Yusmanidar.

Sekolah mesti menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang lebih ketat di satuan pendidikan dengan pendekatan 5M (memakai masker, mencuci tangan pakai sabun/handsanitizer, menjaga jarak, mengurangi mobilitas, dan menghindari kerumunan) dan 3T (testing, tracing, treatment).

Tidak memberikan cuti kepada pendidik dan tenaga kependidikan aparatur sipil negara (ASN) selama periode Nataru pada tanggal 24 Desember 2021 sampai 2 Januari 2022. Mengimbau kepada penyelenggara satuan pendidikan yang diselenggarakan masyarakat untuk menunda pengambilan cuti bagi pendidik dan tenaga kependidikan di satuan pendidikannya setelah periode libur Nataru.

Dia juga mengimbau kepada warga satuan pendidikan untuk tidak bepergian dan tidak pulang kampung ke luar daerah dengan tujuan yang tidak primer/tidak penting/tidak mendesak selama periode Nataru.

Ini semua dilakukan untuk kebaikan bersama dalam upaya mencegah penyebaran virus corona di Kota Dumai. "Kondisi Dumai saat ini sudah baik, tingkat kasus sudah melandai bahkan beberapa pekan tak ada penambahan kasus baru. Prestasi ini harus dipertahankan," imbaunya.(mx12/hen)

Laporan RPG, Dumai

 

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Pacu Jalur Mini 2026 Tuntas, Gadis Manja Sabet Juara I di Tepian Narosa

Jalur Gadis Manja menjadi juara Pacu Jalur Mini 2026 di Tepian Narosa setelah mengalahkan 65…

21 jam ago

PSPS Pekanbaru Tambah Amunisi Muda, Eks Persebaya Dimas Wicaksono Resmi Bergabung

PSPS Pekanbaru merekrut Dimas Wicaksono, eks Persebaya yang punya pengalaman Liga 1, untuk memperkuat skuad…

22 jam ago

Belasan Tahun Buron, Pelarian Koruptor Retribusi Terminal Barang Dumai Berakhir di Aceh

Mantan PNS Dumai Tengku Muhammad Nasir ditangkap di Aceh setelah belasan tahun menjadi buronan dalam…

22 jam ago

Wali Kota Pekanbaru Tegas, Sekolah Tak Boleh Lagi Tahan Ijazah karena Tunggakan

Pemko Pekanbaru membuka pengaduan bagi warga yang ijazah anaknya masih tertahan karena tunggakan biaya pendidikan.

24 jam ago

Sengketa Kebun Sawit di Tambusai Utara Memanas, 25 Warga Jadi Korban Penyerangan

Sengketa lahan sawit 2.000 hektare di Rohul kembali memanas. Warga membantah klaim mediasi Agrinas dan…

1 hari ago

Puluhan Siswa di Kampar Mendadak Mual dan Muntah Usai Makan Menu MBG

Sebanyak 81 siswa SMK 1 Tapung Hulu diduga keracunan usai menyantap makanan MBG. Sampel makanan…

1 hari ago