Categories: Nasional

Trump Bisa Dimakzulkan sebelum Natal

WASHINGTON (RIAUPOS.CO) — Upaya Dewan Perwakilan Amerika Serikat (AS) untuk memakzulkan Presiden Donald Trump hampir sampai di garis akhir. Kemarin Komite Intelijen merilis laporan final mengenai pelanggaran yang dilakukan Trump untuk kepentingan politik. Laporan itu menjadi dasar bagi Ketua Dewan Perwakilan Nancy Pelosi untuk menggugat Trump di Senat AS.

Komisi Intelijen merilis laporan setebal 300 halaman setelah pemungutan suara. Hasilnya, ada 13 suara mendukung dan 9 lainnya menolak. Hal itu dapat ditebak sesuai dengan berapa jumlah politisi Demokrat dan Republik dalam komisi tersebut.

"Presiden menempatkan kepentingan politiknya di atas kepentingan negara," tulis Komisi Intelijen seperti dilansir JPG dari BBC.

Pada dasarnya, laporan itu menceritakan dua pelanggaran besar Trump. Pertama, meminta Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky untuk memulai penyelidikan terkait Hunter Biden dan serangan siber Ukraina saat Pemilu 2016. Penyelidikan tersebut akan menjatuhkan rival Demokrat Joe Biden serta mematahkan anggapan bahwa Rusia-lah yang menjadi aktor serangan siber tiga tahun lalu.

Kedua, presiden dianggap berusaha menghalangi penyelidikan yang dilakukan kongres. Seperti yang diberitakan, Gedung Putih memang mencegah komite memanggil saksi kunci seperti mantan Penasihat Keamanan Negara John Bolton dan Kepala Kantor Kepresidenan Mick Mulvaney.

Jika sesuai perkiraan, proposal pemakzulan bakal lolos pada sidang Rabu (4/12). Setelah itu keputusan tersebut bakal diproses Komisi Yudisial. Demokrat sepertinya ingin pemakzulan selesai sebelum semua lembaga pemerintah libur Natal. Sehingga sidang pelengseran presiden di Senat AS bisa dilakukan awal Januari. "Kami tak ingin menunggu semua fakta terungkap saat kami tahu bahwa pelanggaran presiden sudah cukup besar," ujar Ketua Komisi Intelijen Adam Schiff kepada CNN.

Sementara itu, Trump tetap kukuh mengatakan bahwa proses pemakzulan hanyalah permainan politik dari Demokrat.(bil/c9/dos)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Belanda Vs Jepang: Duel Panas Grup F, Samurai Biru Hadapi Ujian Berat

Belanda menghadapi Jepang pada laga perdana Grup F Piala Dunia 2026. Samurai Biru kehilangan tiga…

13 jam ago

Jerman Vs Curacao: Der Panzer Bidik Awal Sempurna di Piala Dunia 2026

Jerman mengawali Piala Dunia 2026 menghadapi debutan Curacao. Die Mannschaft diunggulkan meraih kemenangan pada laga…

16 jam ago

Cegah Kecelakaan Maut, Hutama Karya Rutin Gelar Operasi Microsleep di Tol Permai

Hutama Karya dan kepolisian rutin menggelar operasi microsleep di Tol Pekanbaru-Dumai untuk mencegah kecelakaan akibat…

16 jam ago

Tiket Pesawat Domestik Bebas PPN, Harga Berpotensi Lebih Murah

Pembebasan PPN tiket pesawat domestik dinilai dapat menurunkan harga tiket, meningkatkan mobilitas masyarakat, dan mendorong…

17 jam ago

Pasang Listrik Baru Kini Lebih Mudah, PLN Teluk Kuantan Andalkan PLN Mobile

PLN ULP Teluk Kuantan mempermudah pengajuan pemasangan listrik baru melalui PLN Mobile. Layanan dapat diakses…

17 jam ago

HUT ke-242 Pekanbaru, Ribuan Anak Ikut Khitanan Massal Gratis

Peserta khitanan massal HUT ke-242 Kota Pekanbaru mencapai 1.207 anak, melampaui target 1.100 peserta yang…

17 jam ago