Categories: Nasional

Maksimalkan PAD, Gelar Pelatihan Pemutakhiran Pendataan PBB P2

ROHIL (RIAUPOS.CO) – Demi memaksimalkan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari berbagai sektor, pemerintah daerah Rokan Hilir (Rohil) melakukan terobosan lewat pengunaan program atau aplikasi yang berbasiskan online. 

Langkah itu membuat pendataan lebih terarah, efisien dan cepat. Untuk menyongsong kesiapan pengunaan maupun penerapan sistem tersebut, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Rohil gelar bimbingan teknis pelatihan pemutakhiran pendataan Pajak Bumi Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2) serta hal terkait lainnya di ruangan rapat Bapenda Rohil, di Bagansiapiapi, Selasa (5/10).

Kegiatan itu dihadiri langsung Kepala Bapenda Rohil Cicik M Athar serta melibatkan sejumlah pegawai di lingkungan Bapenda Rohil. "Nantinya hal tersebut akan memudahkan untuk pendataan, bisa melalui pengunaan handphone. Begitu data dikirimkan kepada kami, maka kami akan melakukan penyaringan data tersebut, siapa wajib pajaknya, jika perlu dilakukan pengecekan langsung ke lapangan, siapa yang sudah dan belum di wilayahnya masing-masing," kata Cicik.

Lewat sistem yang ada diharapkan diketahui dengan terkait potensi pajak, informasi geografis, nama, luas wilayah atau dimana titik kordinat obyek terkait PBB P2 dan sebagainya.

Untuk meningkatkan pemahaman bagi pihak terkait maka pihaknya melakukan berbagai penyebaran informasi yang diperlukan, dimana pihaknya mengandeng kerjasama dengan PT Citracom sebagai pengembang dari sistem tersebut. "Peran serta dari pihak kepenghuluan sangat diperlukan untuk menyukseskan pendataan maupun peningkatan PAD," kata Cicik. Karena sistem yang terintegrasi secara online, maka pihak kepenghuluan tentunya tidak perlu langsung datang ke kantor Bapenda Rohil untuk menyerahkan data-data berupa fisik atau hard copy lagi, karena sudah bisa dilakukan secara online. 

Berdasarkan data yang diserahkan itu maka diharapkan seluruh wilayah Rohil nantinya dapat terpetakan potensi pajak yang ada, dan hal ini dilakukan secara berkelanjutan. Karena tentunya tidak bisa dituntaskan dalam waktu yang relatif singkat, ini mengingat luas wilayah, keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM), dan lain-lain.(adv)

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Lewati Pembahasan Panjang, APBD Inhil Tahun 2026 Disepakati Rp2,05 Triliun

Setelah pembahasan panjang, DPRD Inhil resmi mengesahkan APBD Tahun Anggaran 2026 senilai Rp2,05 triliun dalam…

9 jam ago

Anthracite Bicycle Community Sawahlunto Kirim Lima Goweser ke Riau Pos Fun Bike 2026

Komunitas Anthracite Bicycle Community Sawahlunto memastikan keikutsertaan lima goweser dalam ajang Riau Pos Fun Bike…

10 jam ago

Harga Bahan Pokok di Pasar Selasa Tuah Karya Terpantau Menurun

Harga cabai dan bawang di Pasar Selasa Tuah Karya Panam terpantau menurun. Pedagang menyebut fluktuasi…

2 hari ago

Dari Koto Gasib ke Pekanbaru, SeSuKa Bike Siap Gowes di Fun Bike Riau Pos 2026

Komunitas SeSuKa Bike Koto Gasib-Siak memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 sebagai ajang silaturahmi…

3 hari ago

DPRD Minta Satpol PP Pekanbaru Lebih Tegas Tertibkan Usaha dan Bangunan Liar

Komisi I DPRD Pekanbaru menyoroti lemahnya pengawasan Satpol PP dan mendesak penegakan perda terhadap usaha…

3 hari ago

Vandalisme, Geng Motor, hingga Curanmor Lintas Provinsi Diungkap Polresta Pekanbaru

Polresta Pekanbaru mengungkap berbagai kasus viral, mulai vandalisme TMP, geng motor, curanmor lintas provinsi hingga…

3 hari ago