ppkm-level-3-diperpanjang-belajar-tatap-muka-dihentikan
DUMAI (RIAUPOS.CO) – Pembelajaran tatap muka yang sempat digelar di berbagai jenjang pendidikan SD dan SMP di Kota Dumai kembali dihentikan. Hal ini menyusul diperpanjangnya status Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3.
Berdasarkan instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 29 tahun 2021 tentang PPKM Level 3, Pemerintah Kota (Pemko) Dumai, telah masuk dalam Level 3. Berdasarkan hal tersebut, Pemko Dumai, melalui Satgas penanganan Covid-19, telah mengeluarkan surat edaran tentang Pedoman perpanjangan PPKM Level 3 di Kota Dumai.
Salah satu poin dalam surat edaran tersebut adalah, pelaksanaan kegiatan belajar mengajar (Sekolah, Perguruan Tinggi, Akademi, Tempat Pendidikan atau Pelatihan) dilakukan secara daring atau online.
Perlu diketahui bahwa Pemerintah Kota Dumai, telah menggelar balajar tatap muka terbatas, untuk tingkat, PAUD, TK, SD hingga SMP, kurang lebih dua pekan setelah dimulainya tahun ajaran baru, dengan protokol kesehatan yang ketat.
Dengan adanya surat edaran pedoman PPKM Level 3 tersebut, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Dumai, kembali menghentikan sementara pembelajaran tatap muka terbatas, untuk mencegah terjadinya penularan Covid-19.
Plt Kadisdikbud Dumai, Yusmanidar mengungkapkan, bahwa berdasarkan surat edaran pedoman PPKM Level 3 yang diperpanjang, maka kegiatan pembelajaran tatap muka terbatas, kembali dihentikan untuk sementara sejak pekan ini sampai ada instruksi lebih lanjut.
Dijelaskannya, penghentian pembelajaran tatap muka menindaklanjuti instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 29 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3.
"Kegiatan belajar mengajar dilakukan secara online sesuai instruksi Mendagri dan Surat Edaran Wali Kota Dumai tertkait Pedoman perpanjangan PPKM Level 3," katanya.
Diterangkanya, kebijakan tersebut berlaku untuk semua sekolah mulai TK, PAUD, SD, dan SMP Negeri dan swasta di Dumai. "Meskipun tidak ada belajar ta tap muka kami mengimbau para orang tua mengawasi anak-anak nya agar tetap di rumah dan belajar serta mengikuti pembelajaran jarak jauh secara online dari rumah," sebutnya.(mx12)
Fenomena “pintar tetapi tidak benar” semakin marak terjadi. Sebagai contoh, seorang teknokrat atau ahli teknologi…
Mahkota Medical Center merayakan 30 tahun layanan IVF dengan gathering pasien di Pekanbaru serta edukasi…
BRI mendukung Riau Pos Fun Bike 2026 sebagai bentuk sinergi kemitraan. Hubungan kedua perusahaan disebut…
Sebanyak 1.217 UMKM berhasil menembus pasar ekspor pada 2025 dengan transaksi 134,87 juta dolar AS…
PCR dan Univrab teken MoU dengan MAN 2 Pekanbaru untuk pengembangan multimedia, kesehatan siswa, hingga…
Pemkab Siak rekomendasikan pembatasan petasan, pengawasan THM, dan ceramah bebas ujaran kebencian jelang Imlek dan…