alokasi-pengembangan-sdm-rp66-9-m
ROKAN HULU (RIAUPOS.CO) – PEMERINTAH daerah telah merumuskan 5 (lima) isu strategis pengembangan sumber daya aparatur di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rohul untuk tiga tahun ke depan yakni tahun 2022-2024 mendatang.
Untuk mendukung pengembangan sumber daya aparatur di lingkungan Pemkab Rohul tersebut, akan menghabiskan anggaran sekitar Rp66,9 miliar. Karena pengembangan sumber daya aparatur menjadi program prioritas selain pembangunan infrastruktur.
"Pemkab Rohul telah memproyeksikan alokasi anggaran dalam rencana aksi pengembangan sumber daya aparatur untuk tiga tahun ke depan membutuhkan anggaran sebesar Rp66.964.707.861," ungkap Bupati Rohul H Sukiman, baru-baru ini.
Menurutnya, 5 isu stratgis pengembangan sumber daya aparatur di lingkungan Pemkab Rohul yang telah dirumuskan yakni, menggunakan kewenangan yang ada untuk mengambil keputusan, mengarahkan dan memberi perintah guna pengembangan sumber daya aparatur, mengendalikan dan mengoptimalkan biaya pengembangan sumber daya aparatur, membangun kerja sama dengan lembaga terakreditasi dalam pengembangan sumber daya aparatur.
"Menentukan skala prioritas dalam pengembangan SDM dan memanfaatkan fasilitas pendidikan yang tersedia untuk meningkatkan kemampuan ASN dalam bekerja," ujar Bupati.
Bupati menegaskan, pengembangan sumber daya aparatur di lingkungan Pembkab Rohul 3 tahun ke depan itu, merupakan grand design melihat persoalan dan isu strategis, sehingga menjadi rujukan perencanaan di RPJMD Rohul tahun 2021-2026 yang mengacu visi dan misi Kabupaten Rohul.
Orang nomor satu di Rohul itu menyebutkan, dalam pengembangan sumber daya aparatur tersebut terdapat beberapa permasalahan, terutama keterbatasan anggaran. Selain belum tersedianya sarana dan prasarana pendukung pembinaan pendidikan, pelatihan guna pengembangan sumber daya aparatur di lingkungan Pemkab Rohul.(adv)
Lanjutnya, masih rendahnya indeks profesionalisme ASN (aparatur sipil negara) di lingkungan Pemkab Rohul dan persentase pejabat yang mengikuti pendidikan pelatihan kepemimpinan dan belum terbangunnya motivasi ASN untuk memanfaatkan teknologi informasi dalam upaya mendukung peningkatan kemampuan untuk meningkatkan kinerja.
"Kita berharap rencana aksi pengembangan sumber daya aparatur yang direncanakan 3 tahun ke depan, dapat terealisasi dalam memajukan Kabupaten Rokan Hulu dan berdaya saing serta mewujudkan masyarakat yang sejahtera," ujarnya.(adv)
Pemkab Bengkalis membuka seleksi Komisaris PT BLJ. Empat peserta mengikuti serangkaian uji kelayakan dan kepatutan…
Abrasi yang melanda Kuala Enok selama tiga hari merusak 20 bangunan dan fasilitas umum. Kerugian…
Kesaksian UAS di sidang Abdul Wahid mengungkap perjalanan politik, dukungan Pilgub Riau, hingga konflik kepemimpinan…
Pameran Khat Melayu dan Re-Imaji Lancang Kuning di Galeri Hang Nadim hadirkan karya seni yang…
PLN UIP Sumbagteng menggelar Fun Walk dalam Wellbeing Day di Bukittinggi untuk memperkuat kesehatan, sinergi,…
Senat Universitas Riau menetapkan delapan bakal calon rektor periode 2026-2030. Tahap penyaringan dan penetapan tiga…