fpi-serahkan-surat-pernyataan-ke-kedubes-india
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Front Pembela Islam (FPI), Persaudaraan Alumni 212 (PA 212), dan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF U) menyerahkan surat berisi pernyataan sikap kepada Kedubes India, Jumat (6/3).
Satu di antara isi surat, ketiga ormas meminta pemerintah India menghentikan persekusi terhadap umat muslim di negara dengan ibu kota New Delhi itu.
"Kami meminta India menghentikan persekusi terhadap muslim India," ucap Ketua Umum PA 212 Slamet Maarif saat membacakan surat pernyataan sikap, Jumat.
Poin kedua surat, ormas-ormas muslim itu meminta India menghapus UU Kewarganegaraan. Sebab, aturan itu terkesan diskriminatif terhadap muslim di India.
"Kami juga minta kepada Duta Besar India untuk menyeret ke pengadilan internasional, bagi siapa pun yang terlibat dalam pelanggaran berat kasus-kasus yang ada di India," ungkap Slamet membacakan poin ketiga surat pernyataan sikap.
Selain itu, tiga ormas meminta pemerintah Indonesia tidak diam atas kejadian yang terjadi di India. Kemudian, tiga ormas meminta DPR mendesak pemerintah menyelesaikan kejadian di India.
"Kami mengimbau kepada umat Islam di Indonesia untuk terus berjuang tanpa mengenal lelah, tanpa mengenal waktu sampai persekusi dan diskriminatif terhadap muslim India dihentikan," timpal Slamet membacakan poin keenam. (mg10/jpnn)
Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal
Tiga desa di Kepulauan Meranti masih kekurangan calon kepala desa untuk Pilkades 2026. Pendaftaran diperpanjang…
Pasangan suami istri terseret arus Sungai Kuantan saat mandi di tengah pacu jalur. Sang istri…
SBK Apparel mendukung Riau Pos Gowes Merdeka 2026 dan menyiapkan doorprize kulkas satu pintu untuk…
PSPS Pekanbaru meraih tiga kemenangan beruntun dalam laga uji coba dan mencetak enam gol sebagai…
Jalan Sontang-Duri kembali rusak setelah hujan, bahkan bus Pinem nyaris terguling. Warga meminta pemerintah segera…
Pembangunan Simpang Arifin Achmad-Sudirman Pekanbaru sudah mencapai 30 persen dan ditargetkan rampung serta dibuka pada…