hati-hati-terjebak-kosmetik-ilegal-di-media-sosial
MADIUN (RIAUPOS.CO) — Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia menggelar sosialisasi mewaspadai maraknya bahaya penggunaan kosmetik ilegal di kalangan perempuan Madiun, Jatim.
Tak hanya luar negeri saja, dari dalam negeri kosmetik dengan bahan-bahan kimia berbahaya sulit terdeteksi.
Daftar bahan berbahaya yang paling banyak ditemukan di antaranya merkuri, hidroquinon, asam retinoat, resorsinol , dan timbal yang bisa merusak kulit.
"Bahan-bahan tersebut sangat sering ditemukan dalam beberapa produk kosmetik ilegal yang berada di pasaran, termasuk di media sosial," ujar Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Cabang Surabaya Ary Widhyasti.
Dokter Ary mengatakan, salah satu contoh kosmetik yang berbahaya adalah yang menjanjikan dalam waktu dekat bisa memutihkan kulit pemakainya.
"Namun, dalam jangka panjang, bisa menimbulkan flek hitam dan kulit menjadi lebih gelap," kata Ary.
Banyak penjual kosmetik ilegal dan berbahaya yang memanfaatkan medsos. Karena itu, dia meminta masyarakat berhati-hati dalam penggunaan kosmetik.
"Bahan berbahaya tentunya juga memiliki efek samping, dalam jangka pendek kulit bisa iritasi, sedangkan jangka panjangnya bisa menimbulkan kanker kulit," pungkas Dokter Ary. (pul/pojokpitu/jpnn)
Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal
Satlantas Polresta Pekanbaru menggelar patroli Blue Light dini hari dan mengamankan 12 sepeda motor pelanggar…
PT Butala Menang Abadi meluncurkan Menang Member Card di awal 2026 untuk mempermudah jemaah umrah…
Baznas Riau mencatat zakat ASN Pemprov Riau tahun 2025 mencapai Rp52,5 miliar dan terus mengoptimalkan…
Masyarakat Cerenti menggelar aksi damai dan menandatangani petisi menolak rencana relokasi warga TNTN ke Desa…
Kantin SDN 169 Pekanbaru terbakar dini hari. Lima unit damkar dikerahkan untuk memadamkan api dan…
Dermaga Peranggas di Kepulauan Meranti kian memprihatinkan dan dinilai tak layak pakai. DPRD mendesak pemerintah…