Categories: Nasional

PPTK  Diskominfo Pekanbaru dan Direktur SAP Ditetapkan Menjadi Tersangka

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kejaksaan Tnggi (Kejati) Riau menetapkan dua tersangka dugaan korupsi pengadaan video wall di Dinas Komunikasi Informasi Statistik dan Persandiaan Kota Pekanbaru.  Keduanya bertanggung jawab atas kerugian negara sebesar Rp3,95 miliar.

Adupun para tersangkanya adalah seorang oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) berisnial VH. Yang mana, pada pelaksanaan kegiatan di tahun 2017 lalu sebagai Pejabat Pelaksana Teknis Kegitan (PPTK). Dan yang kedua adalah Direktur CV Solusi Arya Prima (SAP) berinisial AM selaku penyedia barang.

"Kami telah menetapkan dua tersangka dugaan korupsi pengadaan video wall di Diskomininfotik Kota Pekanbaru. Keduanya berinisial VH dan AM," ujar Kajati Riau, Mia Amiati, Kamis (6/2/2020).

Saat ini, dikatakan Mia, pihaknya tengah melakukan proses penyidikan untuk melengkapi berkas perkara para tersangka.

"Saat ini, kami masih melakukan penyidikan," sebut Mia.

Sebelumnya, Korps Adhyaksa Riau telah memeriksa Kepala Diskomifotik Kota Pekanbaru, Firmansyah Eka Putra. Pemeriksaan dalam tahap penyelidikan ini bersamaan dengan Agusril selaku pejabat pengadaan barang dan jasa/Pokja. Lalu, Vinsensius Hartanto sebagai Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dan Ketua Tim Penerima Hasil Pekerjaan (PPHP), Muhammad Azmi,  dan Direktur CV Solusi Arya Prima, Asep Muhammad Ishak.

Kemudian, tiga abdi negara di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru yakni, Endra Trinura ST MT, Febrino Hidayat ST dan Maisisco MSi. Ketiganya pada pelaksanaan kegiatan tahun 2017 senilai Rp4,4 miliar tersebut, selaku Sekretaris dan Anggota Tim Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan (PPHP).

Lalu, mantan Plt BPKAD, Alex Kurniawan, dan mantan Kepala Inspektur, Azmi, serta Sektetaris Daerah Kota (Sekdako) Pekanbaru, M Noer MBS, juga telah dimintai keterangan oleh penyelidik Bidang Pidana Khusus Kejati Riau.

 Untuk diketahui, pengadaan video wall bertujuan untuk mengusung visi Kota Pekanbaru sebagai smart city. Dana dialokasikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja (APBD) Pekanbaru 2017 sebesar Rp4.448.505.418. Pengadaan kegiatan itu peruntukan Command Centre Pekanbaru Jalan Pepaya.

Laporan: Riri Radam Kurnia (Pekanbaru)
Editor: Hary B Koriun

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Solar Subsidi Langka di Riau, Sopir Truk Rela Antre Hingga 6 Jam di SPBU

Kelangkaan solar subsidi memicu antrean panjang hingga 6 jam di berbagai wilayah Riau. Masyarakat desak…

1 hari ago

DPRD Kepulauan Meranti Jadwalkan Pengesahan Dua Ranperda

DPRD Kepulauan Meranti bakal mengesahkan dua Ranperda yang telah rampung dibahas guna mendorong capaian Indeks…

1 hari ago

Tim SAR Hentikan Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal yang Hilang Kontak di Selat Sunda

Operasi pencarian 5 jurnalis dan 3 kru speedboat yang hilang kontak di Selat Sunda resmi…

1 hari ago

Diserahkan Menteri PPPA, Bunda Literasi Pekanbaru Sulastri Agung Nugroho Sabet Penghargaan Nasional

Ketua TP PKK sekaligus Bunda Literasi Pekanbaru Sulastri Agung Nugroho meraih penghargaan Apresiasi Swara Cantika…

1 hari ago

BMKG Deteksi 71 Titik Panas di Riau, 10 Daerah Berpotensi Hujan Lebat dan Angin Kencang

BMKG mencatat 3.227 titik panas di Sumatera dengan 71 titik berada di Riau. Peringatan dini…

1 hari ago

Dampak Asap Karhutla Makin Pekat, Pemkab Kuansing Liburkan Sekolah Dua Hari

Kualitas udara di Kuansing nyaris menyentuh level sangat tidak sehat. Disdikpora Kuansing memutuskan kembali menerapkan…

2 hari ago