Categories: Nasional

Dosen STIKes Payung Negeri Tingkatkan Nilai Guna Ampas Tahu

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Payung Negeri Pekanbaru berhasil memenangkan hibah pengabdian pada masyarakat yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi untuk pelaksanaan tahun 2021 dengan salah satu skemanya adalah Program Kemitraan Masyarakat Stimulus (PKMS) dengan judul "PKMS pada Usaha Tahu Tenaga Muda di Kecamatan Payung Sekaki Kota Pekanbaru".

Adapun tim pengusul yang terlibat dalam kegiatan PKM-S ini antara lain bertindak sebagai ketua yaitu dosen Prodi S1 Keperawatan Veni Dayu Putri MSi dan anggota Ns Wardah MKep (dosen Profesi Ners), T Hartian Silawati Ningsih SKM MKM (dosen D3 Kebidanan),  Futri Adecilia SKep (mahasiswa profesi ners) dan Yama Hati Nduru (mahasiswa S1 Keperawatan). Sedangkan mitra dalam kegiatan ini adalah UKM Tenaga Muda yang bergerak di bidang produksi tahu yang beralamat di Jalan Pelita Jaya Fajar Ujung RT 02 RW 01 Kelurahan Labuh Baru Barat Kecamatan Payung Sekaki Kota Pekanbaru.

Veni Dayu Putri MSi mengatakan, kegiatan pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan informasi dan meningkatkan nilai guna limbah industri tahu serta melatih keterampilan mitra dalam mengolah limbah tahu menjadi produk yang bernilai ekonomi. Proses pembuatan tahu yang dilakukan UKM Tenaga Muda setiap harinya menyisakan ampas tahu sebagai hasil akhir dari proses produksi.

"Ampas tahu tersebut jika dibiarkan dalam waktu beberapa hari dapat menimbulkan pencemaran lingkungan," jelas Veni.

Disebutkan Veni, karena kurangnya informasi tentang kadungan gizi ampas tahu maka menyebabkan ampas tahu hanya dianggap sebagai limbah. Dalam daftar komposisi bahan makanan (Direktorat Gizi Depkes RI, 2015), kandungan zat gizi ampas tahu cukup tinggi yaitu 26,6 persen protein, 18,3 persen lemak, 41,3 persen karbohidrat dalam 100 gram berat kering.

"Dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian pada masyarakat tim menerapkan solusi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) di antaranya adalah edukasi tentang ampas tahu sehingga meningkatkan pengetahuan mitra. Modifikasi pengembangan nilai ampas tahu menjadi bahan olahan makanan yang bernilai ekonomi seperti tepung ampas tahu, nugget ampas tahu, cake dan cookies ampas tahu, opak ampas tahu, pelatihan dan pendampingan teknik pemasaran secara online (e-commerce)" terang Veni.

Pelaku UKM, Jumain, sebagai pemilik UKM Tenaga Muda menyatakan, kegiatan ini sangat bermanfaat dan memberikan keterampilan.(rul/c)

 

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru Berjalan Normal di Tengah Kabut Asap

Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional SSK II Pekanbaru berjalan aman dan normal meski Kota Pekanbaru…

18 jam ago

Opening Party Honda DBL 2026 Riau Bergulir Hari Ini di Gelanggang Remaja Pekanbaru

Kompetisi basket pelajar bergengsi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau resmi bergulir mulai…

18 jam ago

Sidang Korupsi Kuansing: Sopir Zulkarnain dan Istri Suhardiman Amby Bersaksi

Persidangan kasus suap mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap alur pembayaran angsuran Pajero Sport dan penguasaan…

24 jam ago

Kabut Asap Makin Tebal, Disdikbud Pelalawan Liburkan Tatap Muka di 8 Kecamatan

Disdikbud Kabupaten Pelalawan memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di 8 kecamatan akibat memburuknya kualitas udara…

1 hari ago

Tabrakan Beruntun 10 Mobil di Lampung Akibat Asap Tebal, 2 Orang Meninggal

Kecelakaan beruntun melibatkan 10 kendaraan terjadi di Jalan Lintas Pantai Timur Sumatera, Tulang Bawang, Lampung…

1 hari ago

Persidangan Korupsi Kuansing Ungkap Mantan Kabag Umum Punya Rekening Rp2,9 Miliar

Persidangan perkara korupsi mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap transaksi bernilai total Rp2,9 miliar di dua…

1 hari ago