bocor
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Suatu hari Rizwan (16) berangkat ke sekolah mengendarai sepeda motor. Di tengah perjalanan, tak sengaja ban sepeda motornya menginjak paku dan langsung kempes.
Rizwan terpaksa mendorong sepeda motornya hingga satu kilometer dan menemukan sebuah bengkel. Namun, tak bisa dipungkiri, ia akan telat datang ke sekolah. Rizwan pun bingung, terlebih guru jam pelajaran pertamanya termasuk guru killer.
Ia meminta kepada pemilik bengkel untuk mengerjakannya dengan cepat. Dengan perasaan was-was dan tidak tenang, ia menunggu hingga proses penambalan selesai.
Tak lupa ia melakukan swafoto bersama sepeda motor dan pemilik bengkel, tak lupa ia meminta tanda tangan pemilik bengkel berisi keterangan penambalan ban sepeda motornya.
Setelah itu, ia pun langsung ngebut sampai ke sekolah. Saat hendak memasuki kelas, ia menyiapkan surat keterangan bertanda tangan pemilik bengkel, sebelum gurunya membuka suara.
"Ini saya ada bukti fotonya juga Bu," ucapnya.
"Alamaak, belum diminta apa-apa sudah kasih bukti," tukas sang guru yang disambut dengan tawa oleh teman-temannya yang lain. (anf)
SMKN Pertanian Terpadu Pekanbaru meraih Best Implementer Awards Seameo Biotrop 2025 atas inovasi pertanian perkotaan…
Stok BBM dan elpiji di Indragiri Hilir dipastikan aman jelang Idulfitri. Namun harga cabai merah…
Jembatan gantung Sungai Gansal di Batang Gansal, Inhu resmi dibuka. Warga kini lebih mudah menyeberang…
Kebakaran lahan terjadi di Kelurahan Delima Pekanbaru. Api cepat menyebar, sementara seorang driver ojol berusaha…
Polda Riau menggelar Rakor Lintas Sektoral Operasi Lancang Kuning 2026. Bupati Siak menekankan sinergi pemerintah…
Pemkab Rohul menggelar pawai obor berjalan kaki untuk memeriahkan malam takbiran Idulfitri 1447 H, menggantikan…