Categories: Nasional

Setelah 21 Hari Dirawat di ICU, Akila-Azila Kembali Satu Kamar

SURABAYA (RIAUPOS.CO) —  Raut wajah orang tua Akila dan Azila, bayi kembar siam yang berhasil dipisahkan, menggambarkan kebahagian. Mereka menyaksikan kedua buah hati mereka kembali disatukan dalam satu kamar kemarin (4/9). Akila dan Azila sejak kemarin menghuni Ruang Instalasi Rawat Anak (Irna) Bobo-I Nomor 1 RSUD dr Soetomo.

Setelah 21 hari dirawat di ICU Gedung Bedah Pusat Terpadu (GBPT) RSUD dr Soetomo secara intensif, Azila dipindahkan dari ruangan itu. Dia didampingi ibu dan ayahnya, Selvina Dewi dan Jayasrin, serta Kepala Tim Pusat Pelayanan Kembar Siam Terpadu (PPKST) dr Agus Harianto SpA (K).

Semula, Azila dijadwalkan bisa dipindahkan ke Irna Senin (2/9). Namun, rencana itu ditunda lantaran infeksi saluran pencernaan yang dideritanya. ”Saya sempat kecewa dan takut ketika Azila tidak jadi dipindahkan ke Irna. Tapi, saya serahkan sepenuhnya kepada tim dokter,” tutur Selvina.

Selain saudarinya, di Irna Bobo-I Nomor 1, Azila disambut kedua neneknya, Nurjati dan Hasmiatin. Mereka juga terlihat bahagia. Lega akhirnya bisa menunggu dua cucu mereka yang terpisah kamar sejak operasi pemisahan pada 14 Agustus lalu. ”Sebelumnya, kami hanya menunggu Akila di sini (Ruang Bobo-I Nomor 1, Red). Sementara itu, Azila ditunggui kedua orang tuanya,” kata Hasmiatin.

Tempat tidur Akila dan Azila pun berdampingan. Berbeda dengan Akila yang tenang, Azila terlihat masih harus beradaptasi dengan ruangan baru. ”Keduanya punya kesamaan. Sama-sama takut kalau ada dokter atau perawat yang masuk. Bahkan, cuma mengecek selimutnya begini, mereka sudah menangis. Takut disuntik,” ujar Selvina sambil membuka kain yang menyelimuti Azila.

Sementara itu, dokter Agus mengatakan, Azila masih memperoleh total parenteral nutrition (TPN) dari slang infus. Untuk melatih saluran pencernaannya, Azila mendapatkan cairan dekstrosa secara oral. Dia sengaja menempatkan Akila dan Azila dalam satu ruangan. ”Agar psikologi mereka segera pulih. Sebab, tadinya kan mereka dempet dan bersama-sama. Pasti dari mereka ada rasa saling mencari satu sama lain,” katanya.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Erizal
 

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Tukang Ojek di Bengkalis Dibacok Penumpang, Kepala dan Tangan Terluka

Tukang ojek di Bengkalis dibacok penumpang menggunakan parang setelah mengantar ke Desa Kembung Baru. Korban…

21 jam ago

Prabowo Copot Purbaya dari Menkeu, Suahasil Nazara Resmi Gantikan

Prabowo mencopot Purbaya Yudhi Sadewa dari Menteri Keuangan dan melantik Suahasil Nazara sebagai penggantinya pada…

22 jam ago

3.500 Pramuka Ikuti Apel Hari Pramuka ke-65 di Pekanbaru, Wako Dorong Aksi Nyata

Sekitar 3.500 Pramuka mengikuti Apel Hari Pramuka ke-65 di Pekanbaru. Wako Agung Nugroho mendorong aksi…

22 jam ago

Kabut Asap Pekanbaru Tebal, Citilink QG936 Sempat Berputar Sebelum Mendarat

Kabut asap di Pekanbaru membuat jarak pandang hanya 1.600 meter. Citilink QG936 sempat holding sebelum…

23 jam ago

Dugaan Korupsi Anggaran Kendaraan Dinas Meranti, Ketua DPRD Minta Hormati Proses Hukum

Ketua DPRD Kepulauan Meranti meminta semua pihak menghormati proses hukum Kejari terkait dugaan korupsi anggaran…

2 hari ago

HSBL 2026 Pekanbaru Series Hari Kedua Sajikan Delapan Pertandingan

HSBL 2026 Pekanbaru Series memasuki hari kedua dengan delapan pertandingan di GOR Tribuana, termasuk laga…

2 hari ago