Categories: Nasional

Jokowi Kecewa PLN Tak Punya Perhitungan Matang

JAKARTA (Riaupos.co) – Insiden padamnya listrik di sebagian wilayah Jawa membuat Presiden Joko Widodo (Jokowi) geram. PT Perusahaan Listrik Negara atau PLN (Persero) yang paling bertanggung jawab atas pemadaman itu dinilai tidak memiliki tata kelola manajemen risiko yang baik menghadapi suatu masalah besar. Alhasil, banyak konsumen yang dirugikan.

Hal tersebut diungkapkan oleh Jokowi saat mendatangi kantor PLN yang berada di bilangan Kebayoran, Jakarta Selatan, Senin (8/4) pagi. Di situ, Jokowi yang datang bersama jajaran kabinet tampak sedikit kesal. Pasalnya, mantan wali kota Surakarta itu tak habis pikir kenapa bisa PLN tidak bisa menyelesaikan masalah dengan cepat.

“Pertanyaan saya bapak ibu semuanya kan orang pinter-pinter. Apalagi urusan listrik dan sudah bertahun tahun. Apakah tidak dihitung atau apakah tidak dikalkukasi kalau akan ada kejadian. Sehingga kita tahu sebelumnya. Kok tahu-tahu drop. Artinya pekerjaan yang ada tidak dihitung, tidak dikalkulasi. Itu betul-betul merugikan kita semuanya,” tegas Jokowi.

Sebagai perusahaan dengan manajemen besar seperti PLN, Jokowi tak melihat bahwa PLN memiliki tata kelola manajemen risiko yang baik dalam menangani pemadaman listrik, kemarin (3/8). Yang ada, PLN dinilai lamban untuk menyelesaikan masalah pemadaman listrik di sebagian Jawa itu. “Pertanyaan saya kenapa itu tidak bekerja dengan cepat dan dengan baik?” tegasnya.

Jokowi mengatakan, kejadian tersebut tidak hanya merusak nama baik atau reputasi PLN sebagai operator yang diutus negara untuk mengelola kelistrikan. Lebih jauh dari itu, masyarakat dan khalayak luas juga dirugikan atas kejadian ini. Apalagi pemadaman listrik itu juga berimbas pada sektor transportasi massal.

“Pelayanan transportasi umum sangat berbahaya sekali, MRT misalnya. Kalau ada hal yang kurang ya blak blakan saja. Sehingga bisa diselesaikan dan tidak terjadi lagi untuk masa masa yang akan datang,” tandasnya.(jpg)

Sumber: Jawapos.com

Editor: Edwir

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Buron ke Sumut, Dalang Pembakaran Jaring Nelayan di Rohil Akhirnya Ditangkap

Terduga dalang pembakaran jaring nelayan di Panipahan, Rohil, ditangkap polisi setelah buron ke Sumatera Utara.

19 jam ago

Antrean BBM Mengular, Pemprov Riau Ajukan Tambahan 99.700 KL Biosolar

Pemprov Riau mengajukan tambahan kuota 99.700 KL biosolar dan 99.556 KL pertalite karena kebutuhan BBM…

19 jam ago

Riau Pos-HSBL 2026 Pekanbaru Segera Bergulir, 46 Tim Siap Bertanding

Sebanyak 46 tim siap bertanding di Riau Pos-Honda Student Basketball League 2026 Pekanbaru Series pada…

19 jam ago

PLN Rengat Resmikan SPKLU di Bank Mandiri, Dorong Ekosistem Kendaraan Listrik

PLN UP3 Rengat meresmikan SPKLU di Bank Mandiri Rengat untuk memudahkan pengisian daya sekaligus mendorong…

19 jam ago

Pemko Pekanbaru Targetkan Seragam Gratis Rampung Dibagikan Oktober

sebanyak 20.800 murid SD dan SMP Negeri di Pekanbaru akan menerima seragam gratis. Penyaluran ditargetkan…

20 jam ago

Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, 34 Pesawat dari Pekanbaru Batal

Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau mengganggu penerbangan Pekanbaru-Jakarta. Sebanyak 34 penerbangan dari Bandara SSK II…

20 jam ago