Categories: Nasional

Harga Beras di Kota Pekanbaru Sudah Tinggi sejak Awal Tahun

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Harga beras di Kota Pekanbaru selama tiga bulan terakhir terpantau stabil. Ini berdasarkan pengakuan sejumlah pedagang beras kepada Riau Pos, Selasa (4/6).

Chandra, salah seorang pedagang beras di Pasar Kodim mengaku, harga beras di Kota Pekanbaru sudah mengalami kenaikan sejak awal tahun 2024 ini. Saat ini harga beras premium dan medium masih tercatat cukup stabil. Seperti beras Pandan Wangi Rp18.500/kilogram, beras Sokan Solok Rp17.500/kilogram , beras Anak Daro Rp17.000/kilogram, beras Anak Daro Sederhana Rp16.500/kilogram.

Ia katakan, harga saat ini masih relatif terjangkau oleh masyarakat. Apalagi, menurutnya, pasokan beras dari Sumatera Barat dan beras medium yang disubsidi oleh pemerintah yaitu beras Bulog masih sulit dijumpai membuat harga beras masih di atas harga normal. Sehingga mau tidak mau masyarakat tetap berusaha membeli beras meksipun dengan jumlah yang lebih sedikit.

”Panen di Sumbar dan pasokan beras Bulog itu yang tidak banyak di Kota Pekanbaru ini. Makanya selama tiga bulan harganya masih tinggi. Karena sudah berjalan lama, tentu masyarakat sudah bersikap wajar hal tersebut, daripada mereka tidak makan,” ucapnya.

Ia berharap pemerintah bisa memperbanyak pasokan beras Bulog keseluruhan pedagang di Kota Pekanbaru agar stok beras melimpah, dan dapat menekan harga beras lokal seperti beras dari Sumatera Barat yang cukup tinggi sehingga menyebabkan kestabilan harga terjadi.

”Kalau bisa stoknya itu di banyakkan  supaya masyarakat bisa membeli beras murah dari pemerintah. Kalau stoknya banyak dari pemerintah, otomatis beras lokal akan turun,” katanya.

Hal senada juga diungkapkan oleh salah seorang pembeli beras Sarfendi. Menurutnya harga beras selama beberapa tahun terakhir memang trus mengalami kenaikan harga yang meskipun itu sedikit tetapi terasa oleh masyarakat yang menengah ke bawah.

Apalagi, beras merupakan kebutuhan pokok yang harus ada disetiap rumah tangga, sehingga mau tidak mau masyarakat akan berusaha membeli beras tersebut.

”Kalau kami masyarakat ini tentu memiliki beras yang murah tapi kualitasnya juga baik. Karena ini kan dikonsumsi oleh keluarga jadi kami berusaha agar dapur di rumah itu tetap ngebul agar anak-anak bisa makan. Walupun beli berasnya cuma sanggup beberapa kilogram saja,” ucapnya.

Ia berharap pemerintah bisa segera kestabilan harga kebutuhan pokok di Kota Pekanbaru bukan hanya beras tapi seluruh bahan pangan agar masyarakat bisa menjangkaunya.(ayi)

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Buron ke Sumut, Dalang Pembakaran Jaring Nelayan di Rohil Akhirnya Ditangkap

Terduga dalang pembakaran jaring nelayan di Panipahan, Rohil, ditangkap polisi setelah buron ke Sumatera Utara.

9 jam ago

Antrean BBM Mengular, Pemprov Riau Ajukan Tambahan 99.700 KL Biosolar

Pemprov Riau mengajukan tambahan kuota 99.700 KL biosolar dan 99.556 KL pertalite karena kebutuhan BBM…

9 jam ago

Riau Pos-HSBL 2026 Pekanbaru Segera Bergulir, 46 Tim Siap Bertanding

Sebanyak 46 tim siap bertanding di Riau Pos-Honda Student Basketball League 2026 Pekanbaru Series pada…

9 jam ago

PLN Rengat Resmikan SPKLU di Bank Mandiri, Dorong Ekosistem Kendaraan Listrik

PLN UP3 Rengat meresmikan SPKLU di Bank Mandiri Rengat untuk memudahkan pengisian daya sekaligus mendorong…

9 jam ago

Pemko Pekanbaru Targetkan Seragam Gratis Rampung Dibagikan Oktober

sebanyak 20.800 murid SD dan SMP Negeri di Pekanbaru akan menerima seragam gratis. Penyaluran ditargetkan…

10 jam ago

Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, 34 Pesawat dari Pekanbaru Batal

Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau mengganggu penerbangan Pekanbaru-Jakarta. Sebanyak 34 penerbangan dari Bandara SSK II…

10 jam ago