Categories: Nasional

Berseteru dengan Kartika Putri, Youtuber Richard Lee Jadi tersangka

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – YouTuber, dokter Richard Lee jadi tersangka kasus pencemaran nama baik ke artis Kartika Putri. Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Auliansyah Lubis mengatakan produk kecantikan pemicu konflik mereka jadi alasannya. Awalnya, Richard membeli produk kecantikan secara online. Kemudian, dia meneliti produk tersebut.

“Perlu kami digarisbawahi, Richard Lee itu pengambilan dan sampel itu juga salah, mungkin tidak difoto dan sebagainya, namun perlu kami tegaskan lagi di tahun 2020 itu bulan Februari sampai Juni sudah ada pembaharuan izin BPOM sedangkan yang dibeli Richard Lee di media online itu di tahun 2019,” ujar Auliansyah Lubis kepada wartawan, Selasa 5 April 2022.

Hebatnya, saat Kartika Putri review produk yang di-endorse-nya, Richard Lee mengomentari secara negatif. Padahal sebelum riview, Kartika Putri telah mengecek izin Badan Pengawas Obat dan Makanan produk itu.

“Jadi sebenarnya apa yang diendorse oleh Kartika Putri dia sudah mengecek melalui barcode bahwa memang produk itu telah memiliki izin BPOM dan merupakan produk aman, namun di medsos Richard Lee mengatakan Kartika Putri meng- endorse obat abal-abal dan sebagainya,” kata dia.

Bukan cuma itu, Richard Lee pun sempat mengatakan banyak korban dari produk ini. Tapi, kenyataannya dia tidak bisa membuktikan korban yang dimaksud ke penyidik. Karena tudingan inilah Kartika Putri melapor ke polisi.

“Dia juga mengatakan bahwa ada banyak korban yang sudah melapor ke dia akibat dari obat tersebut orang itu mukanya rusak tapi sampai ini Richard Lee belum bisa sampaikan ke penyidik siapa orang yang mukanya rusak itu,” ujarnya lagi.

Seperti diketahui, perseteruan berawal ketika dr. Richard Lee pernah me-review produk skincare abal-abal. Tertera produk inisial H, yang mana banyak meng-endorse selebriti. Kemudian melalui YouTube Channel, Kartika mengundang sang owner produk H untuk klarifikasi apakah benar tuduhan dr Richard tersebut. Mereka membantah karena mengklaim telah lulus BPOM dan ada buktinya.

Dalam vlog itu, terpampang beberapa produk dari merek tersebut. Bahkan Kartika ikut mengoleskan di wajahnya. Dia diberi secara gratis oleh sang owner. Kartika menyebut dr Richard Lee dengan sebutan Pak Le, dan dianggap ber-ghibah. Gayung bersambut, dr Richard menyindir dan geram karena merasa namanya disebut. Dia pun membalas lewat instagram story mengenai Kartika.

Tak terima dengan ulasan tersebut, Kartika Putri melaporkannya ke polisi atas dugaan pencemaran nama baik. Richard telah memenuhi panggilan polisi pada 4 Februari 2021. Richard Lee mengaku kaget dilaporkan ke polisi oleh Kartika. Apalagi mereka sempat bertemu dan saling klarifikasi lewat YouTube channel Richard Lee.

Sumber: Pojoksatu.com

Editor: Edwar Yaman

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Rumah Bulat dan Dua Kontrakan di Marpoyan Damai Ludes Terbakar, Motor Ikut Hangus

Kebakaran di Marpoyan Damai Pekanbaru menghanguskan rumah bulat, dua kontrakan, dan sepeda motor. Delapan unit…

19 jam ago

Mangrove Desa Bokor Mendunia, 13 Spesies Jadi Magnet Wisatawan

Desa Bokor di Kepulauan Meranti berhasil menjaga 13 spesies mangrove dan mengembangkan ekowisata berkelanjutan berbasis…

19 jam ago

Razia Gabungan di Sudirman, 117 Kendaraan Langsung Ditindak

Sebanyak 117 kendaraan ditindak dalam razia gabungan di Jalan Sudirman Pekanbaru, termasuk truk ODOL dan…

3 hari ago

UHTP Sembelih 4 Sapi Kurban, Daging Dibagikan untuk Warga dan Karyawan

Universitas Hang Tuah Pekanbaru menyembelih empat sapi kurban pada Iduladha 1447 H dan membagikannya kepada…

3 hari ago

Puluhan Tahun Rusak, Jalan Pesisir di Rumbai Segera Mulai Dibangun

Jalan Pesisir di Rumbai yang puluhan tahun rusak segera diperbaiki. Anggaran pembangunan mencapai Rp11,8 miliar.

3 hari ago

Lonjakan Penumpang Roro Bengkalis Terjadi Jelang Libur Akhir Pekan dan Iduladha

Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.

3 hari ago