cina-anggap-indonesia-berlebihan-jokowi-kepentingan-nasional-nomor-satu
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Presiden Joko Widodo merespons pernyataan Duta Besar Cina untuk Indonesia, Xiao Qian, yang menganggap penghentian impor beberapa jenis produk dari negara mereka ke Indonesia sebagai kebijakan yang berlebihan.
Menurut Jokowi, kebijakan yang dikeluarkan pemerintah semata-mata untuk kepentingan rakyat Indonesia.
"Ya, apa pun, saya sampaikan bahwa kepentingan nasional kita tetap nomor satu. Dinomorsatukan," kata Jokowi di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (5/2).
Jokowi menyadari virus corona berdampak banyak terhadap ekonomi Indonesia. Dampak itu tak hanya dialami Indonesia tapi juga banyak negara.
"Kami ngomong apa adanya termasuk negara kita, Indonesia. Tetapi berapa persen nanti ada imbas ke pertumbuhan ekonomi kami, itu yang belum bisa dikalkulasi," kata Jokowi.
Pemerintah Cina menilai rencana penghentian impor beberapa jenis produk dari negara mereka ke Indonesia akan berdampak negatif bagi hubungan perdagangan kedua negara.
“Tindakan itu (penghentian impor, red) akan merugikan hubungan dagang antara kedua negara dan juga akan memberikan dampak negatif kepada hubungan kedua negara,” kata Duta Besar Cina untuk Indonesia, Xiao Qian, dalam jumpa pers yang digelar di kediaman resminya di Jakarta, Selasa (4/2).
Dubes Xiao mengungkap hal tersebut terkait rencana pemerintah Indonesia untuk menghentikan sementara impor barang dari Cina, menyusul eskalasi penyebaran wabah virus corona di negara tersebut.
Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal
Pendaftaran calon pimpinan Baznas Riau periode 2026–2031 ditutup dengan 51 peserta. Seleksi administrasi dimulai sebelum…
Sidang perkara penggelapan Riau Pos mengungkap gaji Rida K Liamsi Rp200 juta per bulan dan…
BMKG Pekanbaru mendeteksi 115 titik panas di Riau pada Rabu (16/9/2026). Indragiri Hulu menjadi wilayah…
Houthi melancarkan serangan rudal dan drone ke tiga kota Arab Saudi. Sebanyak 13 warga terluka…
Disdukcapil Pekanbaru mengingatkan warga waspada penipuan online yang mencatut nama petugas dan meminta data pribadi…
Polres Siak membongkar sindikat SIM palsu lintas wilayah. Delapan tersangka diamankan, 48 blangko SIM bekas…