JALAN RUSAK: Warga Kampung Pinang Sebatang Timur, Kecamatan Tualang menanam pohon pisang di jalan yang rusak, Selasa (3/12/2019). (wiwik widaningsih/riau pos)
SIAK (RIAUPOS.CO) — Warga Bunut Kampung Pinang Sebatang Timur, Kecamatan Tualang melakukan penanaman pohon pisang di sepanjang Jalan Pertiwi yang rusak, Selasa (3/12).
Penanaman pohon pisang tersebut terdapat empat titik jalan yang rusak parah sebagai bentuk protes masyarakat terhadap perusahaan Pelindo.
Kepala Kampung Heri Suparjan mengatakan, kerusakan tersebut sudah bertahun- tahun, namun belum ada perbaikan dari pihak perusahaan. Saat ini jalan rusak parah, hingga warga menanam pohon pisang sebagai protes.
"Ada sekitar 1 km jalan yang rusak parah. Kerusakan ini sudah bertahun-tahun belum ada perbaikan," ujarnya.
Terkait protes warga Pinang Sebatang Timur kerusakan jalan, Camat Tualang Zalik Effendi menggelar pertemuan dengan General Manager PT Pelindo 1 I Wayan Wirawan, dihadiri Penghulu Kampung Pinang Sebatang Timur Heri Suparjan, Dinas PU, Kapolsek Tualang Kompol Pribadi dan warga di Kantor Camat Tualang, Selasa (3/12).
GM Pelindo 1 I Wayan Wirawan menyampaikan pihak Pelindo segera melakukan perbaikan jalan tersebut. Terkait dengan permintaan masyarakat agar kendaraan operasional PT Pelindo membatasi waktu di jalan warga pada jam-jam sibuk seperti pergi-pulang sekolah atau kerja, Iwayan mengatakan Pelindo tidak bisa mengambil keputusan karena sangat terkait dengan kelancaran arus barang ke Pekanbaru maupun ke daerah lainya.
"Kami harus melakukan koordinasi dengan Organda, Dishub dan Kementerian Perhubungan yang membuat statement atau selaku yang menentukan bahwa pelabuhan Perawang itu beroperasi 24 jam," paparnya.(wik)
Warga Pekanbaru antusias berburu sembako murah di GPM HUT TNI AU ke-80. Ribuan paket bantuan…
Seorang lansia di Pekanbaru bakar ban di Jalan Sudirman sebagai protes tak lagi menerima bansos…
Hujan kembali picu banjir di Pekanbaru. DPRD desak perbaikan drainase menyeluruh usai insiden warga terseret…
Seleksi Paskibraka Inhil 2026 resmi dimulai dengan 110 peserta. Penilaian meliputi fisik, mental, dan karakter…
Sebanyak 187 JCH Kuansing berangkat 30 April 2026. Hotel di Madinah hanya 30 meter dari…
Aksi warga di Panipahan berujung perusakan rumah dan temuan diduga sabu. Polisi selidiki kasus, Polda…