Categories: Nasional

Stafsus Presiden Belum Menyerahkan LHKPN

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengimbau staf khusus Presiden dan Wakil Presiden untuk segera melaporkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). Karena setara dengan eselon satu pada tingkat kementerian/lembaga.

“Jadi dari hasil pembahasan KPK, maka staf khusus ataupun staf ahli di bawah presiden atau dibawah wakil presiden atau di Kementerian yang menjabat setara eselon satu maka itu termasuk wajib LHKPN,” kata juru bicara KPK Febri Diansyah di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (3/12).

“Dasar hukumnya adalah Pasal 2 angka 7 dan penjelasan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara Yang Bersih dari KKN,” sambungnya.

Selain itu, Febri juga mengimbau kepada enam menteri dan empat wakil menteri yang belum melaporkan LHKPN. Febri menyebut, sejumlah menteri dan wakil menteri yang belum melaporkan sebelumnya dari unsur swasta. Sehingga untuk mempermudah pelaporan, KPK akan melakukan pendampingan. Namun untuk lebih mudah, bisa menghubungi call center KPK pada nomor 198.

“Bisa juga, karena kami sudah melakukan pelatihan terhadap sejumlah staf di beberapa kementerian maka ada unit pokja LHKPN di masing-masing kementerian juga bisa membantu. Tapi kalau langsung, bisa langsung ke KPK kami akan sangat terbuka, karena ini adalah bagian dari upaya pencegahan,” ungkap Febri.

Pentingnya melapor LHKPN, lanjut Febri, sebagai bentuk pencegahan tindak pidana korupsi. Sebagai penyelenggara negara, harta yang dimilikinya harus dilaporkan secara periodik ke KPK.

“Kalau bicara LHKPN, kita bicara soal kesadaran untuk pencegahan tindak pidana korupsi. Kami percaya seluruh penyelenggara negara saat ini apalagi para menteri dan para pejabat yang baru dilantik dan bertugas itu punya komitmen pencegahan korupsi. Jadi kalau ada keraguan silakan saja tanya ke KPK pasti akan kami jawab sebaik-baiknya,” pungkasnya.

Sumber: Pojoksatu.id
Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Tiga Kios di Jalan Yos Sudarso Pekanbaru Ludes Terbakar, Seorang Pedagang Alami Luka

Tiga kios semipermanen di Jalan Yos Sudarso Pekanbaru terbakar. Seorang pedagang terluka, sementara api berhasil…

17 menit ago

OMODA O4 EV Resmi Diperkenalkan di Indonesia, Bawa Teknologi AI dan Jarak Tempuh 553 Km

OMODA kembali ke Indonesia bersama JAECOO dan memperkenalkan O4 EV, mobil listrik berbasis AI dengan…

2 jam ago

Dalih Pengobatan Tradisional, Pria Lansia di Inhu Diduga Cabuli Pasien hingga Tiga Kali

Pria 75 tahun di Inhu ditahan polisi setelah diduga melakukan kekerasan seksual terhadap pasien dengan…

2 jam ago

KPK Sita Mobil Mewah Istri Bupati Kuansing, Penyidikan Kasus Suap Terus Bergulir

KPK menyita mobil Pajero Sport milik istri Bupati Kuansing Suhardiman Amby dalam penyidikan dugaan suap…

2 jam ago

Akses Keluar Tol Pekanbaru-Dumai Dialihkan ke Pintu Tol Bypass

Akses keluar Tol Pekanbaru-Dumai menuju Kota Pekanbaru dialihkan ke Pintu Tol Bypass mulai 30 Juli…

2 jam ago

Jembatan Bailey di Jalan Nelayan Pekanbaru Selesai Dipasang, Kini Bisa Dilintasi Warga

Jembatan bailey sepanjang 24 meter di Jalan Nelayan Pekanbaru selesai dipasang BWS Sumatera III dan…

21 jam ago