Rara dan Lala telah janjian untuk pergi ke toko membeli buku. Tepatnya buku diskonan. Pukul 10.00 WIB mereka pun sampai di toko buku lalu memilih seabrek buku, termasuk novel.
Sebenarnya, Lala tak biasa untuk berburu buku bersama. Katanya, untuk menjaga privasi dari pilihan buku yang dibeli. Apalagi jika berkaitan dengan fiksi roman. Paling anti jika yang lain tahu.
Namun, sepandai-pandainya tupai melompat bakal jatuh juga. Di hari itu juga, ia tertangkap basah mengambil novel roman.
"Cie…, bisa juga elu baca novel roman. Biasanya yang dibeli selalu berkaitan dengan sejarah,” cemeeh Rara sambil melanjutkan, “Udah ambil aja! Ga usah gengsi baca novel bucin alias budak cinta".
"Alamak! Pakai ketahuan segala sama Rara lagi," kata Lala dalam hati.
Kemudian, Lal berbisik ke Rara agar tidak memberitahu ke teman-teman yang lain.
Rara pun mengiyakan dengan isyarat mengangguk dan tersenyum meledek. Setelah sejam obrak-abrik buku, keduanya pun ke kasir untuk membayar. Lalu pergi mencari makan sarapan rangkap makan siang.(sof)
Kasus dugaan SPPD fiktif dan makan minum Setwan Pekanbaru masih disidik. Lebih 100 saksi diperiksa…
Sebanyak 101 Koperasi Merah Putih telah terbentuk di Kepulauan Meranti, namun hingga Agustus 2026 belum…
Jonatan Christie menang atas Matthias Kicklitz di Kejuaraan Dunia BWF 2026. Rehan/Gloria juga melaju setelah…
RAPP mendukung Pacu Jalur Nasional 2026 di Kuansing dengan total Rp350 juta, termasuk bantuan kebersihan…
Pemko Pekanbaru memperbaiki Jalan Teratai sepanjang 783 meter sekaligus membenahi drainase tersumbat untuk mengurangi genangan…
Unri mengenalkan Smart Posyandu kepada 35 kader dari 18 posyandu di Pandau Jaya untuk mendukung…