Juru Bicara Front Pembela Islam atau FPI, Munarman. (foto/jpnn.com
JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Juru Bicara Front Pembela Islam atau FPI, Munarman menolak rencana pemindahan ibu kota dari Jakarta ke Kalimantan Timur. Setidaknya beberapa alasan dikemukakan menolak rencana pemerintah tersebut.
Munarman beralasan, tidak ada urgensi bagi pemerintah memindahkan ibu kota. “Pemindahan ibu kota negara ini bukan sekadar bisnis konstruksi dan bayar hutang ke bohirnya,” kata Munarman saat dihubungi, Rabu (4/8).
Selain itu, kata Munarman, wacana pemindahan ibu kota harus memerhatikan legal konstitusional. Dalam UU Nomor 10 Tahun 1964 disebutkan bahwa Jakarta ialah tempat dicetuskannya proklamasi, pusat aktivitas revolusi, dan sebagai pangkalan penyebaran ideologi Pancasila.
“Ini berarti secara politik, bahwa Jakarta sebagai ibu kota negara sudah sangat sesuai dengan Pancasila,” ucap dia.
Dari situ, Munarman merasa heran dengan pihak yang berwacana memindahkan ibu kota. Mengacu aturan UU Nomor 10 Tahun 1964, pemindahan ibu kota jelas bertentangan dengan posisi Jakarta sebagai tempat penyebaran Pancasila.
“Artinya bila ada yang berwacana memindahkan ibu kota negara jelas bertentangan dengan posisi Jakarta sebagai tempat penyebaran Pancasila. Katanya suruh orang deklarasi Pancasila. Kok, malah diri sendiri yang sering bertindak bertentangan dengan Pancasila,” ungkap dia. (mg10)
Sumber: jpnn.com
Editor: Deslina
Kecelakaan maut di Tol Pekanbaru-XIII Koto Kampar KM 25 menewaskan seorang ustaz dan dosen akibat…
BRIZZI x ARKIV menghadirkan kolaborasi seni dan transaksi digital di Blok M Hub pada 19–23…
Sebanyak 435 mahasiswa baru Fakultas Pertanian dan Perikanan UIR mengikuti PKKMB 2026. Dekan dorong mahasiswa…
Pemko Pekanbaru memperpanjang masa Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi siswa PAUD hingga SMP pada 21–22…
Tim putra SMA Darma Yudha Pekanbaru keluar sebagai champion Riau Pos-Honda HSBL 2026 Pekanbaru Series…
Ditbinmas Polda Riau menggelar sosialisasi Uji Kompetensi Satpam sekaligus meresmikan inovasi pelayanan Perpanjangan KTA Satpam…