hati-hati-aplikasi-mypertamina-palsu
JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Aplikasi MyPertamina yang dibuat oleh PT. Pertamina dalam beberapa waktu terakhir mengalami peningkatan unduhan karena adanya syarat yang mewajibkan pemilik kendaraan roda empat yang membutuhkan pengisian BBM subsidi yaitu Solar dan Pertalite memiliki aplikasi ini.
Namun sayangnya, momentum ini digunakan oleh beberapa pihak yang tidak bertanggung jawab dan menghadirkan aplikasi MyPertamina palsu.
Pertamina pun melalui media sosialnya sudah mengingatkan masyarakat untuk tetap berhati-hati dan mengunduh hanya dari pusat aplikasi resmi untuk pengguna Android di Google Playstore sedangkan untuk pengguna iOS bisa mengunduhnya di Apps Store.
“Aplikasi MyPertamina yang resmi hanya bisa kamu download dan install dari Google Play Store dan App Store. Selain dari itu dapat dipastikan kalau itu aplikasi tidak resmi ya,” kata Pertamina mengutip deskripsi unggahannya di akun Instagram @mypertamina, Senin (4/7).
Oleh karena itu jika anda mendapatkan tautan atau link ke website tertentu dengan iming- iming aplikasi MyPertamina maka anda bisa mencurigai dan tidak menggunakan link tersebut karena besar kemungkinan itu adalah aplikasi palsu.
Dengan demikian anda pun terhindar dari aplikasi abal- abal yang berpotensi mengarah pada pencurian data.
Adapun untuk MyPertamina bisa dimiliki semua orang yang menggunakan ponsel pintar baik itu yang menggunakan sistem operasi Android maupun iOS.
Tentunya setelah terunduh, anda bisa melakukan pendaftaran untuk nantinya bisa terhubung dengan berbagai fitur- fitur menarik yang ada.
Mulai dari pembayaran digital, peta fasilitas SPBU terdekat, bahkan sistem poin yang bisa dikumpulkan saat pembelian dan dapat ditukar dengan berbagai produk menarik.
Sumber: Jawapos.com
Editor: E Sulaiman
Polsek Cerenti memusnahkan empat rakit PETI di Desa Pulau Busuk, Kuansing, setelah menerima laporan masyarakat…
Gajah Sumatera jinak Indro mati di Tesso Nilo usai menjalani perawatan intensif akibat komplikasi kesehatan…
Prancis lebih diunggulkan menghadapi Swedia di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Trio Mbappe, Dembele,…
Pengumuman hasil SPMB SMP Pekanbaru 2026 ditunda karena verifikasi dan sinkronisasi data masih berlangsung. Pendaftar…
Ujang nekat melawan buaya demi menyelamatkan istrinya yang diserang di Desa Soren. Korban selamat dan…
Pelatih Jerman Julian Nagelsmann mengkritik format babak 32 besar Piala Dunia 2026 karena hanya memiliki…