gondrong
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Enam bulan lalu Arya telah resmi menjadi seorang ayah. Ia dikaruniai seorang anak perempuan yang imut dan cantik. Ia sangat dekat dengan anak satu-satunya itu.
Suatu hari, Arya merasa risih dengan rambut gondrong dan brewok di pipi dan dagunya. Akhirnya ia memutuskan untuk memotong pendek rambutnya, dan mencukur habis brewoknya.
Saat ia pulang dari barbershop, ia langsung menghampiri anaknya. Alih-alih langsung memeluk Arya, anaknya justru menangis ketakutan. Padahal biasanya, anaknya sangat lengket dan sulit dipisahkan.
Akhirnya istri Arya pun langsung menggendong anaknya yang menangis histeris. Ia berusaha menjelaskan jika pria klimis itu adalah sang ayah.
Pelan-pelan Arya menggendong anaknya, namun tetap disambut dengan tangisan. "Alamak, nyesel potong rambut, anak malah pangling," katanya menyesal.(anf)
Kebakaran di Marpoyan Damai Pekanbaru menghanguskan rumah bulat, dua kontrakan, dan sepeda motor. Delapan unit…
Desa Bokor di Kepulauan Meranti berhasil menjaga 13 spesies mangrove dan mengembangkan ekowisata berkelanjutan berbasis…
Sebanyak 117 kendaraan ditindak dalam razia gabungan di Jalan Sudirman Pekanbaru, termasuk truk ODOL dan…
Universitas Hang Tuah Pekanbaru menyembelih empat sapi kurban pada Iduladha 1447 H dan membagikannya kepada…
Jalan Pesisir di Rumbai yang puluhan tahun rusak segera diperbaiki. Anggaran pembangunan mencapai Rp11,8 miliar.
Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.