Categories: Nasional

Pengacara Nikita Mirzani Minta Penjelasan RS

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Niat Nikita Mirzani untuk menjerat pihak yang punya andil di balik lahirnya hasil visum yang diduga palsu terkait kasus penganiayaan Dipo Latief, rupanya serius. Terbukti pengacara Niki sudah melayangkan surat untuk meminta penjelasan dari pihak rumah sakit.

Namun sayangnya tidak dijelaskan kapan surat itu dilayangkan ke pihak rumah sakit. Yang jelas kini pihak Nikita Mirzani masih menunggu klarifikasi sekaligus jawaban dari rumah sakit yang telah mengeluarkan hasil visum Dipo Latief.

"Kita tunggu dari rumah sakit jawabannya seperti apa. Karena di atasnya itu menyatakan si A yang bertanda tangan tapi di bawahnya tanda tangannya nggak sama," kata Fahmi Bachmid, pengacara Nikita Mirzani kepada JawaPos.com, Sabtu (4/7).

Jawaban dari rumah sakit nantinya akan menjadi acuan bagi pihak Nikita Mirzani untuk mengambil langkah hukum ke depannya. "Kita mau tahu siapa yang tanda tangan, terus nanti kita proses secara hukum," ucapnya lebih lanjut.

Pihak Nikita Mirzani mengatakan, yang seharusnya diperiksa dan masuk dalam berkas acara pemeriksaan (BAP) adalah orang yang mengeluarkan hasil visum. Sementara yang diperiksa dalam kasus dugaan penganiayaan Nikita Mirzani, katanya, adalah orang yang tidak mengeluarkan hasil visum.

"Kalau yang ini melakukan visum dan yang lain yang diperiksa ya enggak nyambung," kata Fahmi Bachmid.

Sementara itu, Nikita Mirzani menegaskan bahwa dirinya akan membuat perhitungan dengan pihak terkait yang sudah merugikan dirinya dalam kasus dugaan penganiayaan Dipo Latief.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Air Sungai Kuantan Mulai Surut, Warga Kuansing Diminta Tetap Waspada

Debit Sungai Kuantan di Kuansing mulai surut usai banjir dua hari. BPBD mencatat 526 rumah…

5 jam ago

Riezka Rahmatiana Garap Lahan Tidur di Riau, Dorong Ketahanan Pangan Nasional

Riezka Rahmatiana dorong ketahanan pangan di Riau lewat pengelolaan lahan tidur menjadi lahan produktif bersama…

9 jam ago

Sempat Hilang Dua Hari, Korban Tenggelam di Sungai Kampar Ditemukan 2 Kilometer dari Lokasi Awal

Rahmadani (13), bocah yang tenggelam di Sungai Kampar, ditemukan meninggal dunia setelah pencarian intensif selama…

14 jam ago

Pasar Murah Bengkalis Diserbu Warga, Minyakita dan Beras SPHP Cepat Habis

Ratusan warga Bengkalis menyerbu pasar murah Minyakita dan beras SPHP. Stok cepat habis, pemerintah siapkan…

2 hari ago

267 Pedagang Pasar Subuh Dukung Relokasi Penataan Pasar Induk Tembilahan

Sebanyak 267 pedagang pasar subuh mendukung relokasi sementara untuk penataan Pasar Induk Tembilahan agar lebih…

2 hari ago

Remaja 13 Tahun Diduga Terseret Arus di Sungai Kampar, Pencarian Masih Berlangsung

Remaja 13 tahun dilaporkan tenggelam di Sungai Kampar kawasan Kuok. Tim BPBD bersama warga masih…

2 hari ago